Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pemkab Banyumas Terapkan AI di Portal Dimas Satria, Akses Data Pemerintah Kini Lebih Mudah

Pemkab Luncurkan AI Dimas SatriaPemkab Luncurkan AI Dimas Satria
SOSIALISASI: Laporan kegiatan sosialisasi implementasi AI pada portal satu data Dimas Satria Pemkab Banyumas oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto, Prof. Dr. Eng, Ir. H. Imam Tahyudin,SSi,MKom,MM, Rabu (1/7)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik dengan menghadirkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pada portal Data Informasi Banyumas Satria (Dimas Satria).

Inovasi ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai data pemerintah secara lebih cepat, praktis, dan interaktif.

Penerapan AI pada portal Dimas Satria disosialisasikan melalui kerja sama antara Pemkab Banyumas dan Universitas Amikom Purwokerto dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/7).

Dengan teknologi tersebut, masyarakat tidak lagi harus mencari data secara manual melalui berbagai menu di situs web.

Pengguna cukup mengetik pertanyaan sesuai informasi yang dibutuhkan, kemudian sistem AI akan menampilkan jawaban berdasarkan data yang tersedia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, menjelaskan bahwa portal Dimas Satria sebenarnya telah lama menjadi pusat data pemerintah daerah.

Namun, selama ini sistem masih berbasis website konvensional sehingga dinilai kurang praktis bagi masyarakat.

“Ada portal satu data Pemkab Banyumas namanya Dimas Satria. Tetapi selama ini basicnya baru web, tidak kekinian dan ribet,” ujar Agus.

Masyarakat cukup memasukkan pertanyaan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, tanpa harus mengetahui letak data atau struktur menu dalam portal.

Sebagai contoh, apabila seseorang ingin mengetahui jumlah kasus stunting di suatu desa, cukup mengetikkan pertanyaan tersebut pada sistem AI.

“Tinggal bertanya pada AI. Misal saya minta data stunting di Desa A, langsung keluar,” jelasnya.

Implementasi AI pada portal Dimas Satria menjadi bagian dari upaya Pemkab Banyumas meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus mempercepat pelayanan berbasis digital.

Dengan sistem pencarian yang lebih cerdas, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, maupun instansi pemerintah dapat memperoleh informasi secara lebih efisien.

Data yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan, penelitian, hingga pengambilan keputusan yang berbasis data.

Meski telah mulai diterapkan, Agus mengakui sistem AI pada portal Dimas Satria masih dalam tahap penyempurnaan.

Saat ini belum seluruh data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terintegrasi ke dalam sistem.

Karena itu, Pemkab Banyumas meminta seluruh OPD yang menjadi pengelola data segera memperbarui dan mengunggah informasi sesuai kewenangannya.

Semakin lengkap data yang tersedia, semakin optimal pula kemampuan AI dalam menjawab pertanyaan masyarakat.

“Harapan kami kepada OPD yang mengampu data dan informasi segera untuk diinput. Kepada masyarakat silakan untuk digunakan teknologi ini,” kata Agus.

Pengembangan teknologi AI pada portal Dimas Satria dilakukan melalui kolaborasi dengan Universitas Amikom Purwokerto, salah satu perguruan tinggi yang memiliki fokus pada pengembangan teknologi informasi.

Dalam kegiatan sosialisasi, para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai cara kerja AI, pengelolaan data, hingga pemanfaatannya dalam mendukung pelayanan publik.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Rektor Universitas Amikom Purwokerto, Berlilana, menyambut baik implementasi kecerdasan buatan pada portal satu data milik Pemkab Banyumas.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi inovasi penting dalam pengembangan layanan publik berbasis teknologi di Indonesia.

Ia berharap sistem yang dikembangkan di Banyumas dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan implementasi AI pada portal Dimas Satria Banyumas menjadi percontohan di Indonesia,” ujarnya.

Penerapan AI pada portal Dimas Satria menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkab Banyumas dalam membangun pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui teknologi kecerdasan buatan, proses pencarian informasi yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama kini dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik.

Ke depan, seiring semakin lengkapnya integrasi data dari seluruh OPD, portal Dimas Satria diharapkan mampu menjadi pusat informasi pemerintah daerah yang lebih komprehensif, mudah diakses, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data bagi masyarakat maupun pemerintah. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
45.651 Siswa Dapat PIP

45.651 Pelajar di Purbalingga Terima Bantuan Pendidikan 2026, PIP Capai 32,26 Miliar

Berita Selanjutnya
Warga Binaan Budidaya Ayam Petelur

Rutan Banjarnegara Kembangkan Budidaya Ayam Petelur, Bekali Warga Binaan dengan Peluang Usaha