BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Turnamen Bulutangkis Kapolsek Cup yang diselenggarakan Polsek Kuwarasan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi berakhir pada Rabu (1/7) malam.
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Serbaguna Desa Banjareja, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, tersebut ditutup dengan partai final yang berlangsung meriah dan disaksikan masyarakat setempat.
Turnamen yang telah digelar sejak 20 Juni 2026 itu mendapat sambutan positif dari para pecinta bulutangkis.
Sebanyak 78 peserta dari berbagai klub bulutangkis serta masyarakat Kecamatan Kuwarasan dan wilayah sekitarnya ikut ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung menggunakan sistem gugur.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, Turnamen Bulutangkis Kapolsek Cup merupakan salah satu bentuk pendekatan Polri kepada masyarakat melalui kegiatan olahraga.
Menurutnya, olahraga menjadi media yang efektif untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.
“Turnamen ini merupakan upaya Polri mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga. Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan sekaligus memperkuat kemitraan,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Kamis (2/7).
Kapolres juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta masyarakat yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan turnamen.
Ia menilai seluruh pertandingan berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas sehingga kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga babak final.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta dan panitia yang telah menjaga sportivitas sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar,” tambahnya.
Selama hampir dua pekan pelaksanaan, pertandingan digelar setiap malam mulai pukul 19.30 WIB.
Atmosfer kompetisi yang berlangsung sengit namun tetap sportif berhasil menarik perhatian masyarakat untuk datang langsung memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding.
Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen Bulutangkis Kapolsek Cup juga menjadi wadah pembinaan bagi atlet-atlet lokal yang memiliki potensi untuk berkembang.
Kompetisi semacam ini dinilai mampu memberikan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan para pemain bulutangkis di tingkat kecamatan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para peserta, panitia menyediakan trofi dan uang pembinaan bagi para juara.
Juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp1 juta, juara kedua menerima Rp800 ribu, juara ketiga mendapatkan Rp600 ribu, sedangkan juara keempat memperoleh Rp400 ribu.
Ketua panitia turnamen, Gatot Setia Budi, mewakili komunitas pecinta bulutangkis di Kecamatan Kuwarasan, menyampaikan terima kasih kepada Polres Kebumen dan Polsek Kuwarasan atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Menurutnya, turnamen tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga mampu mempererat tali persaudaraan antarpemain, klub bulutangkis, dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada peringatan Hari Bhayangkara tahun depan karena dinilai mampu menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Kesuksesan penyelenggaraan Turnamen Bulutangkis Kapolsek Cup 2026 menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan terus tumbuh seiring dengan upaya Polri membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Dengan tingginya antusiasme peserta maupun penonton sepanjang pelaksanaan turnamen, diharapkan kompetisi serupa dapat terus menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Bhayangkara sebagai bagian dari pembinaan olahraga sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat di Kabupaten Kebumen. (mam/stch/dda)














