BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai melaksanakan perbaikan Jalan Jenderal Soedirman Timur.
Proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat serta pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Perbaikan dilakukan pada ruas Jalan Jenderal Soedirman Timur mulai dari simpang empat SDN 1 Purbalingga Wetan hingga depan Bank BRI Cabang Purbalingga.
Meski demikian, penanganan di ruas tersebut masih berupa penambalan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan dan belum dilakukan pelapisan ulang menggunakan aspal hotmix.
Program perbaikan jalan ini merupakan bagian dari satu paket pekerjaan konsolidasi bersama penanganan Jalan Letjen S. Parman.
Total pagu anggaran yang dialokasikan untuk proyek tersebut mencapai Rp2,21 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purbalingga.
Kepala DPUPR Kabupaten Purbalingga, Drajat Uji Wahyono, menjelaskan bahwa pelapisan menggunakan aspal hotmix hanya dilaksanakan pada ruas Jalan Letjen S. Parman.
Sementara itu, Jalan Jenderal Soedirman Timur hanya mendapatkan penanganan berupa penambalan pada bagian-bagian jalan yang rusak.
Menurutnya, pekerjaan pelapisan aspal hotmix dipusatkan pada ruas Jalan Letjen S. Parman, tepatnya dari depan Kelurahan Bancar hingga Bundaran Kodim.
Adapun untuk Jalan Jenderal Soedirman Timur, fokus pekerjaan saat ini adalah memperbaiki kerusakan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah alat berat telah diterjunkan untuk mendukung proses perbaikan.
Tahapan pekerjaan diawali dengan mengeruk bagian badan jalan yang mengalami kerusakan.
Setelah itu, material timbunan disiapkan dan dimasukkan ke dalam lubang-lubang jalan sebelum akhirnya ditutup kembali menggunakan lapisan aspal.
Langkah tersebut dilakukan agar permukaan jalan menjadi lebih rata sehingga dapat meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang.
Perbaikan ini juga diharapkan mampu memperpanjang usia layanan jalan hingga penanganan yang lebih menyeluruh dapat dilaksanakan pada masa mendatang.
Selama proses pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka-tutup dengan memanfaatkan separuh badan jalan.
Pengaturan dilakukan untuk memastikan kendaraan tetap dapat melintas meski aktivitas proyek sedang berjalan.
Petugas proyek juga memasang berbagai rambu lalu lintas, pembatas jalan, serta tanda peringatan di sekitar area pekerjaan.
Langkah tersebut bertujuan menjaga keselamatan para pekerja proyek maupun pengguna jalan agar tetap aman saat melintasi lokasi perbaikan.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat dan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan selama pekerjaan berlangsung.
Dengan kerja sama seluruh pengguna jalan, diharapkan proses perbaikan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Perbaikan Jalan Jenderal Soedirman Timur menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Purbalingga.
Meskipun saat ini penanganan masih berupa penambalan, proyek tersebut diharapkan mampu memperbaiki kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di wilayah tersebut. (tya/stch/dda)
















