BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Semangat membangun budaya akademik terus ditunjukkan mahasiswa Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen.
Salah satu buktinya terlihat dalam pelaksanaan Lomba Artikel Ilmiah yang diselenggarakan Dewan Mahasiswa (Dema) IAINU Kebumen sebagai wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menulis ilmiah, serta mendorong mahasiswa lebih aktif dalam dunia penelitian.
Ajang tersebut mendapat sambutan positif dari mahasiswa berbagai program studi.
Melalui kompetisi ini, peserta ditantang menuangkan gagasan, hasil analisis, serta pemikiran ilmiah mengenai berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dalam bentuk artikel yang sistematis dan berbasis kajian akademik.
Dari hasil penilaian dewan juri, dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAINU Kebumen berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menyabet gelar juara pertama.
Kedua mahasiswa tersebut adalah Faizatul Munawaroh dan Shenly Anjeli Rob.
Keberhasilan mereka menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam, tetapi juga bagi civitas akademika IAINU Kebumen secara keseluruhan.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai materi perkuliahan di dalam kelas, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan kajian ilmiah, serta menyampaikan gagasan secara akademis melalui karya tulis.
Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam IAINU Kebumen, Dr. Siti Fatimah, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian dua mahasiswinya tersebut.
Menurutnya, keberhasilan itu menjadi salah satu indikator bahwa budaya akademik di lingkungan Program Studi Pendidikan Agama Islam terus berkembang ke arah yang lebih baik.
“Prestasi ini merupakan bukti bahwa budaya akademik di Prodi PAI terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya, Rabu (1/7).
Siti Fatimah menjelaskan, kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, terutama di perguruan tinggi.
Melalui kegiatan menulis, mahasiswa dilatih untuk berpikir logis, melakukan analisis secara mendalam, serta menyusun argumentasi yang didukung data dan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menilai kompetisi semacam ini menjadi sarana yang efektif untuk membangun tradisi akademik sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Selain itu, keberhasilan Faizatul Munawaroh dan Shenly Anjeli Rob diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar lebih berani mengikuti berbagai kompetisi ilmiah, baik di tingkat kampus, regional, maupun nasional.
Menurutnya, prestasi akademik tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar yang konsisten, kemauan untuk terus membaca, melakukan riset, serta mengasah kemampuan menulis.
Karena itu, ia berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik menekuni dunia penelitian dan menghasilkan karya-karya ilmiah yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
“Prestasi ini kami harapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk semakin mencintai dunia riset, aktif berkarya, dan berani berkompetisi dalam berbagai ajang ilmiah,” katanya.
Lebih lanjut, Siti Fatimah menegaskan bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam IAINU Kebumen akan terus berkomitmen membangun budaya akademik yang kuat melalui berbagai kegiatan ilmiah.
Selain proses pembelajaran di ruang kuliah, mahasiswa juga terus didorong mengikuti seminar, pelatihan, penelitian, kompetisi karya tulis, hingga publikasi ilmiah sebagai bagian dari pengembangan kompetensi akademik.
Menurutnya, dunia pendidikan saat ini menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teori, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat.
Karena itu, Prodi PAI terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendorong mahasiswa aktif berdiskusi, melakukan penelitian, dan menghasilkan karya-karya inovatif.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi program studi untuk mencetak lulusan yang memiliki kualitas akademik, karakter yang baik, serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang terus berubah.
Melalui berbagai program pengembangan akademik, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi calon pendidik yang menguasai bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan meneliti, menulis, dan menyampaikan gagasan secara ilmiah.
Keberhasilan dua mahasiswa meraih juara pertama dalam lomba artikel ilmiah menjadi salah satu bukti bahwa upaya membangun budaya riset di lingkungan IAINU Kebumen mulai menunjukkan hasil yang positif.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi pemicu lahirnya lebih banyak karya ilmiah dari mahasiswa IAINU Kebumen di masa mendatang.
Dengan semakin kuatnya budaya akademik, kampus optimistis mampu melahirkan lulusan yang unggul, inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan maupun masyarakat luas. (mam/stch/dda)
















