BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Siswa kelas VII dan VIII dari Program Khusus (PK) di MTsN 1 Banyumas menjalani pengalaman belajar yang berharga melalui kegiatan study banding dan field study di SMP Darul Qur’an Al-Karim, Baturraden pada hari Senin, tanggal 27 April.
Kegiatan ini dirancang untuk menggabungkan pembelajaran akademik dengan penguatan tahfidz serta memberikan pengalaman lapangan yang berbeda, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tetapi juga pengalaman praktis yang sangat berharga.
Program Khusus yang diikuti oleh para siswa meliputi berbagai disiplin ilmu, seperti sains, tahfidz berasrama, dan bahasa.
Dengan melakukan kunjungan ini, siswa diberi kesempatan untuk belajar langsung dan memperluas wawasan mereka di luar lingkungan madrasah.
Hal ini sejalan dengan upaya sekolah dalam memberikan pendidikan yang komprehensif kepada para siswa.
Kepala MTsN 1 Banyumas, H. Ali Nurdin, S.Ag., M.Pd.I mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai kombinasi antara study banding dan field study, dengan tujuan agar siswa dapat merasakan langsung dinamika pembelajaran di lembaga pendidikan lainnya.
“Di lokasi pertama, siswa mendapatkan pemaparan mengenai program tahfidzul Qur’an dari ketua program setempat,” jelas H. Ali Nurdin.
Pemaparan ini sangat penting karena memberikan wawasan baru tentang bagaimana program tahfidz dilaksanakan di SMP Darul Qur’an.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan motivasi untuk menghafal Al-Qur’an secara efektif.
Dalam acara tersebut, hadir beberapa santri penghafal 30 juz yang berbagi cerita dan pengalaman mereka dalam menghafal Al-Qur’an.
Kehadiran santri ini tidak hanya memberikan inspirasi tetapi juga membuktikan bahwa dengan disiplin dan tekad yang kuat, semua orang dapat mencapai kemampuan luar biasa dalam menghafal kitab suci tersebut.
Setelah selesai dari SMP Darul Qur’an Al-Karim, kegiatan dilanjutkan ke Kebun Buah Batur Agung.
Di lokasi ini, siswa mengikuti sesi pembelajaran tentang pembentukan karakter cinta lingkungan.
Materi yang disampaikan oleh narasumber yang didatangkan oleh tim Program Khusus MTsN 1 Banyumas sangat relevan dengan kebutuhan saat ini, di mana kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup semakin mendesak.
Suasana alam di Batur Agung menyediakan konteks belajar yang ideal bagi siswa.
“Siswa di sana menambah ilmu, pengalaman, dan wawasan baru baik mengenai suasana di pondok pesantren maupun keadaan di Batur Agung dengan nuansa alamnya,” lanjut H. Ali Nurdin.
Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik madrasah dengan selalu bersikap baik dimanapun berada.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Darul Qur’an Al-Karim, Riyadi Setyarsono, S.Pd., M.Pd juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari MTsN 1 Banyumas.
“Mewakili pengasuh pondok, saya mengucapkan terima kasih kepada MTsN 1 Banyumas yang telah memilih sekolah kami sebagai lokasi study banding,” ungkapnya.
Pujian tersebut mencerminkan semangat kolaborasi antar lembaga pendidikan dalam mendukung pengembangan karakter dan pengetahuan siswa.
Riyadi juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam penyambutan selama kegiatan berlangsung.
Hal ini menunjukkan sikap terbuka dan kerendahan hati dari pihak SMP Darul Qur’an Al-Karim dalam menjalin hubungan baik dengan institusi lain.
Sebagai penutup kegiatan di Kebun Buah Batur Agung, seluruh peserta terlibat dalam berbagai permainan edukatif yang telah dirancang untuk menarik minat serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus menantang bagi siswa.
Antusiasme peserta sangat terlihat sepanjang rangkaian kegiatan hingga selesai. Suasana kebersamaan dan keceriaan menjadi momen menonjol dari kegiatan ini.
Dengan adanya aktivitas seperti ini, diharapkan para siswa tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka tentang tahfidz tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. (yda/ads/stch/dda)
















