Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Penduduk Miskin di Purbalingga Berkurang 14.920 Jiwa pada 2025

Angka Kemiskinan Turun 1,63 PersenAngka Kemiskinan Turun 1,63 Persen
PAPARAN: Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Purbalingga

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Dalam laporan terbaru mengenai kondisi ekonomi dan sosial, Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, mengungkapkan bahwa persentase penduduk miskin di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2025 tercatat sebesar 12,55 persen.

Angka ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar 1,63 persen dibandingkan tahun sebelumnya, 2024, yang mencapai 14,18 persen.

Penurunan ini menjadi salah satu sorotan utama dalam Rapat Paripurna DPRD saat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Purbalingga pada Jumat, 13 Maret 2026.

Secara kumulatif, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Purbalingga untuk tahun 2025 tercatat sebanyak 121.800 jiwa.

Jika dibandingkan dengan data tahun 2024 yang menunjukkan angka sebesar 136.720 jiwa, maka terdapat pengurangan sebanyak 14.920 jiwa dari kategori penduduk miskin.

Hal ini menandakan adanya upaya yang berhasil dalam mengatasi masalah kemiskinan di daerah tersebut.

Bupati Fahmi menjelaskan bahwa penurunan angka kemiskinan ini tidak bisa dipisahkan dari pertumbuhan ekonomi daerah yang juga menunjukkan tren positif.

Berdasarkan perhitungan kumulatif hingga Triwulan III tahun 2025, capaian pertumbuhan ekonomi Purbalingga tercatat mencapai 6,36 persen.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,81 persen dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya yang hanya sebesar 4,55 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Purbalingga juga mengalami peningkatan yang menggembirakan.

Pada tahun 2025, IPM tercatat berada pada angka 71,71 dengan kenaikan sebesar 0,74 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Ini merupakan indikasi bahwa kualitas hidup masyarakat Purbalingga semakin baik dan sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi yang positif.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Purbalingga juga menunjukkan perbaikan.

Pada tahun 2025, TPT tercatat sebesar 4,83 persen, mengalami penurunan sebanyak 0,13 persen dibandingkan dengan TPT tahun 2024.

Penurunan tingkat pengangguran ini adalah kabar baik bagi masyarakat Purbalingga dan mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan kesempatan kerja bagi warganya.

Bupati Fahmi menekankan bahwa berbagai capaian positif ini merupakan hasil dari kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ia menyatakan bahwa keberhasilan yang dicapai tidak terlepas dari sinergi antara semua pihak terkait serta kerja keras seluruh jajaran pemerintahan di berbagai tingkatan.

“Kami memahami sepenuhnya bahwa segala keberhasilan yang dicapai merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, serta tentunya hasil kerja keras dari seluruh jajaran pemerintahan pada semua tingkatan,” tegasnya.

Penurunan angka kemiskinan dan peningkatan indikator-indikator ekonomi lainnya menjadi harapan baru bagi masyarakat Purbalingga.

Langkah-langkah kebijakan yang telah diterapkan oleh pemkab setempat diyakini akan terus berkontribusi dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di masa depan. (alw/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Komposisi Baru Persak Tampil Menjanjikan

Dengan Tujuh Pemain Baru, Persak Kebumen Optimis Promosi ke Liga 3

Berita Selanjutnya
Ruang Kerja Sekda Disegel KPK

Ruang Kerja Sekda Sadmoko Disegel KPK Setelah OTT di Pemkab Cilacap