BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Ambisi besar menyelimuti manajemen Persibangga Purbalingga dalam menghadapi Kompetisi Liga 4 musim ini. Tim yang dikenal dengan julukan Laskar Soedirman ini memancangkan target tinggi untuk meraih tiket promosi ke Liga 3 pada musim depan.
Hal ini disampaikan secara langsung oleh Manajer Persibangga, Hamzah Asadullah, kepada awak media pada Jumat (22/8).
“Target kami musim ini adalah lolos ke Liga 3,” tegas Hamzah dengan penuh keyakinan.
Ia mengakui bahwa mencapai tujuan tersebut bukanlah perkara mudah. Selain membutuhkan kekompakan tim, dukungan finansial juga menjadi faktor yang sangat penting untuk mendukung perjalanan mereka menuju Liga 3.
“Kami mohon dukungan dari semua pihak, terutama suporter Persibangga untuk terus mendukung kami,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya peran para pendukung dalam mewujudkan ambisi tersebut.
Untuk merealisasikan target besar ini, manajemen tim telah menyiapkan langkah konkret dengan membentuk skuad yang solid dan kompetitif.
Sejumlah pemain berpengalaman telah dipersiapkan untuk direkrut guna memperkuat Persibangga. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Fauzan Fajri Nasrullah, mantan kapten PSIS Semarang dan eks pemain Dewa United.
Hamzah mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan pembicaraan kontrak dengan Fauzan, pemain asli Purbalingga tersebut.
“Nama besar dan pengalaman Fauzan di tim-tim besar Tanah Air diharapkan bisa mendongkrak performa tim dan mengangkat mental pemain,” jelasnya.
Selain memperkuat komposisi pemain, manajemen juga mengambil langkah strategis dengan menunjuk pelatih berpengalaman Imran Amirullah sebagai nakhoda tim.
Imran bukanlah sosok asing dalam dunia sepak bola nasional. Ia memiliki rekam jejak yang mumpuni setelah sebelumnya menangani PSM Makassar baik di tingkat junior maupun senior.
“Lisensi melatih Imran sudah A AFC. Ini menjadi nilai lebih bagi Persibangga,” kata Hamzah, menyoroti keunggulan lisensi yang dimiliki oleh sang pelatih.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan pelatih berlisensi A ini, Persibangga optimistis mampu bersaing ketat di Liga 4 musim ini dan mencapai target lolos ke Liga 3.
Keberadaan Fauzan Fajri Nasrullah di dalam skuad diyakini akan memberikan suntikan moral bagi seluruh anggota tim.
Nama besar Fauzan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas permainan tetapi juga memotivasi rekan-rekan setimnya untuk tampil maksimal.
Langkah merekrut pemain seperti Fauzan merupakan bagian dari strategi jangka panjang manajemen untuk membangun tim yang lebih kuat dan tangguh.
Pengalamannya bermain di berbagai klub besar Indonesia dianggap sebagai aset berharga yang dapat mentransfer pengetahuan serta semangat juang kepada para pemain muda Persibangga.
Sementara itu, pemilihan Imran Amirullah sebagai pelatih utama juga didasarkan pada pertimbangan matang akan kemampuannya dalam meramu strategi permainan yang efektif dan efisien.
Dengan pengalaman luas di kancah sepak bola nasional serta kepemilikan lisensi A AFC, Imran diyakini dapat membawa perubahan positif bagi performa tim.
Persibangga telah menyiapkan segala sesuatunya untuk memastikan bahwa mereka tidak hanya sekadar ikut serta dalam kompetisi tetapi juga tampil sebagai kandidat kuat untuk promosi ke Liga 3.
Manajemen menyadari betul tantangan berat yang ada di depan mata namun percaya bahwa dengan persiapan matang serta dukungan penuh dari berbagai pihak termasuk suporter setia mereka dapat mencapai impian besar tersebut.
Tahun lalu Persibangga gagal memenuhi harapan prestasi tinggi mereka namun kali ini tekad mereka bulat untuk bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di lapangan hijau.
Dukungan dari masyarakat Purbalingga sangat dibutuhkan agar perjalanan menuju kesuksesan dapat berjalan mulus sesuai rencana.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan mulai dari rekrutmen pemain unggulan hingga penunjukan pelatih handal tampaknya masa depan cerah siap menyongsong Laskar Soedirman dalam kiprahnya musim ini menuju panggung lebih tinggi yaitu Liga 3 Indonesia.
Sebagai catatan tambahan usaha keras yang dilakukan oleh manajemen saat ini bukan semata-mata demi kepentingan jangka pendek tetapi juga untuk membangun fondasi kokoh menuju kejayaan sepak bola Purbalingga pada level nasional nantinya. (tya/stch)
















