Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Fanny Kondoh Dihujat Netizen Usai Peluk Dokter Gia di Premiere Baby Udon
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Usai Lepas Landas dari Jakarta, 141 Penumpang Mendarat dengan Selamat

Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Usai Lepas Landas dari Jakarta, 141 Penumpang Mendarat dengan Selamat

Pesawat Garuda GA604 Alami Pecah BanPesawat Garuda GA604 Alami Pecah Ban
PEMERIKSAAN: Pesawat Garuda tujuan Makassar alami pecah ban saat lepas landas dari Jakarta

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Soekarno-Hatta (CGK)–Sultan Hasanuddin (UPG) mengalami insiden pecah ban pada roda utama setelah lepas landas dari Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Insiden tersebut telah dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan.

Meski mengalami gangguan pada salah satu roda utama, pesawat akhirnya dapat melanjutkan penerbangan dan mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Sebanyak 141 penumpang dan delapan awak pesawat berada dalam penerbangan tersebut.

Seluruhnya ditangani dengan mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa mengatakan, insiden pecah ban pesawat Garuda Indonesia GA604 diketahui sekitar pukul 05.52 WIB setelah pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Tower JATSC Soekarno-Hatta kemudian memberikan informasi kepada pilot mengenai kondisi roda pesawat.

Berdasarkan informasi tersebut, diketahui roda utama nomor tiga mengalami pecah ban.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengapresiasi respons cepat dan koordinasi intensif yang dilakukan oleh seluruh pihak terkait, sehingga pesawat dapat mendarat dengan selamat dan penanganan pascakejadian dapat dilakukan sesuai prosedur,” ujar Lukman, Kamis (3/9/2026).

Setelah menerima informasi mengenai kondisi roda utama, pilot melakukan koordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pilot kemudian memutuskan untuk tetap melanjutkan penerbangan menuju Makassar.

Keputusan melanjutkan penerbangan dilakukan setelah adanya koordinasi terkait kondisi pesawat dan kesiapan bandara tujuan.

Bandara Sultan Hasanuddin juga telah menerima informasi mengenai kondisi pesawat untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan saat pesawat mendarat.

Koordinasi tersebut dilakukan antara pihak terkait untuk memastikan landasan pacu dapat digunakan dengan aman sekaligus menyiapkan penanganan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan tindakan khusus.

Salah satu hal yang diantisipasi adalah kemungkinan landasan pacu terblokir setelah pesawat mendarat.

Dengan demikian, pihak Bandara Sultan Hasanuddin dapat mempersiapkan prosedur penanganan pesawat setelah tiba.

Pesawat GA604 akhirnya berhasil mendarat dengan selamat di landasan pacu 03 Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 09.13 WITA.

Pendaratan tersebut berlangsung setelah pesawat menyelesaikan penerbangan dari Jakarta menuju Makassar dengan kondisi salah satu roda utamanya mengalami pecah ban.

Setelah pesawat berhasil mendarat, landasan pacu Bandara Sultan Hasanuddin kemudian ditutup sementara.

Penutupan dilakukan untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus memberikan kesempatan kepada petugas melakukan penanganan terhadap pesawat.

Tim teknis Garuda Indonesia bersama GMF AeroAsia kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pesawat.

Hasil pemeriksaan awal memastikan adanya pecah ban pada roda utama nomor tiga.

Pesawat selanjutnya ditarik dari runway menuju parking stand untuk menjalani pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.

Salah satu tindakan yang dilakukan adalah penggantian roda utama yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

Penanganan pesawat dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan pesawat tidak kembali beroperasi sebelum kondisi teknisnya dinyatakan memenuhi ketentuan keselamatan.

Dalam penerbangan Garuda Indonesia GA604 tersebut terdapat 141 penumpang dan delapan awak pesawat.

Setelah pesawat berhasil mendarat, seluruh penumpang dan awak ditangani dengan mengutamakan keselamatan serta keamanan.

Tidak ada informasi mengenai korban akibat insiden pecah ban tersebut dalam laporan Ditjen Perhubungan Udara.

Respons cepat dari pilot, pengelola bandara, pihak maskapai, tim teknis, serta instansi terkait menjadi bagian penting dalam penanganan insiden tersebut.

Koordinasi dilakukan sejak kondisi roda pesawat diketahui hingga proses penanganan setelah pesawat tiba di Makassar.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap pesawat, aspek keselamatan landasan pacu juga menjadi perhatian setelah insiden tersebut.

Ditjen Hubud memastikan pemeriksaan dan pembersihan landasan pacu telah dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Sultan Hasanuddin.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris (FOD) yang dapat membahayakan operasional penerbangan.

FOD merupakan benda atau material asing yang berada di area operasional penerbangan, khususnya landasan pacu dan area pergerakan pesawat, yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Langkah pemeriksaan dan pembersihan runway menjadi bagian dari upaya memastikan operasional penerbangan tetap aman setelah adanya insiden pada pesawat Garuda Indonesia GA604.

Lukman F Laisa menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama Ditjen Hubud.

Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap proses pemeriksaan serta penanganan pesawat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama. Kami akan terus melakukan koordinasi serta pemantauan terhadap proses pemeriksaan dan penanganan pesawat sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Lukman.

Insiden pecah ban pada pesawat Garuda Indonesia GA604 tersebut kini ditangani melalui pemeriksaan teknis.

Pesawat telah dipindahkan dari runway menuju parking stand sehingga pemeriksaan dan perbaikan dapat dilakukan dengan lebih aman.

Dengan adanya pemeriksaan terhadap pesawat sekaligus landasan pacu di kedua bandara, pihak berwenang memastikan aspek keselamatan menjadi perhatian utama setelah insiden tersebut. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Dihujat karena Peluk Dokter Gia

Fanny Kondoh Dihujat Netizen Usai Peluk Dokter Gia di Premiere Baby Udon