BANYUMASEKSPRES.ID, Tahun ini, aktor terkenal Roger Danuarta memutuskan untuk mengambil langkah berbeda dalam kariernya.
Setelah bertahun-tahun aktif di dunia hiburan, Roger memilih untuk beristirahat sejenak dari gemerlapnya industri tersebut.
Menariknya, istirahat ini bukan berarti berhenti berkarya, melainkan menjelajahi jalur baru yang tidak kalah menantang dan penuh potensi keuntungan finansial.
Roger, yang dikenal sebagai suami dari aktris Cut Meyriska, belakangan ini kian mendalami dunia bisnis.
Ia terjun ke dalam tren yang tengah naik daun, yaitu live shopping dan juga dunia kuliner melalui usaha kedai kopi yang dimilikinya.
“Untuk tahun 2026, kita lagi coba untuk di live shopping. Itu menarik banget ternyata,” ungkap Roger kepada awak media.
Fokus Roger terhadap live shopping menjadi salah satu strategi barunya dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah di luar aktivitas syuting.
Tren ini semakin marak di kalangan pelaku bisnis digital karena kemampuannya menjangkau konsumen secara langsung dan interaktif.
Dengan memanfaatkan platform ini, Roger berharap dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan produk yang ditawarkannya.
Selain itu, bakat bisnis Roger juga terlihat dari keberhasilannya menjalankan coffee shop di Banda Aceh.
Usaha kuliner ini telah berdiri selama tiga tahun dan menunjukkan perkembangan yang cukup mengesankan.
“Sudah berjalan tiga tahunlah. Jadi kita suka sering juga tuh bolak-balik Aceh,” tuturnya dengan antusias.
Bisnis kedai kopinya ini berawal dari hubungan keluarga sang istri dengan industri biji kopi di Aceh.
Koneksi tersebut memberikan inspirasi bagi Roger untuk memulai usaha sendiri dengan memanfaatkan kualitas biji kopi Aceh yang terkenal unggul.
“Keluarga Chika (Cut Meyriska) ada saudara di Aceh yang di bidang kopi, biji kopi gitu. Kopinya pun kopi Aceh, kita lihat kualitasnya bagus-bagus,” jelas Roger lebih lanjut.
Kesibukan baru Roger dalam dunia bisnis serta tanggung jawabnya sebagai ayah dari dua anak, Shaquille dan Jourell, membuatnya lebih selektif dalam menerima tawaran pekerjaan di dunia entertainment.
Meski masih menyimpan minat untuk bermain film layar lebar, Roger mengaku bahwa saat ini ia belum siap untuk kembali ke sinetron kejar tayang yang membutuhkan komitmen waktu yang besar.
“Kalau untuk sinetron kita pikir kayak masih butuh waktu lebih lama lagi. Kita harus bisa bagi waktu lagi sama anak-anak, sama usaha yang lain,” katanya menegaskan keputusannya.
Langkah Roger untuk mengalihkan fokus pada sektor bisnis merupakan keputusan strategis yang mencerminkan kebutuhan akan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesionalnya.
Keputusan ini juga menandakan fleksibilitasnya dalam beradaptasi dengan perubahan tren ekonomi dan sosial terkini.
Dengan terus berkembangnya tren perdagangan digital seperti live shopping serta minat masyarakat terhadap produk kuliner berkualitas, peluang sukses bagi pengusaha seperti Roger terbuka lebar.
Kombinasi antara pengalaman di industri hiburan dan semangat wirausaha membuatnya berada pada posisi yang menguntungkan untuk meraih kesuksesan di bidang baru ini.(*/stch/dda)
















