Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Bapanas Soroti Harga Telur Ayam Ras di Tingkat Peternak Turun 12 Persen di Bawah HAP
Prediksi AC Milan vs Inter Milan: Derby della Madonnina Panaskan Pramusim Serie A 2026-2027

Prediksi AC Milan vs Inter Milan: Derby della Madonnina Panaskan Pramusim Serie A 2026-2027

Derby Della MadonninaDerby Della Madonnina

BANYUMASEKSPRES.ID, Pertandingan AC Milan vs Inter Milan kembali menghadirkan atmosfer panas Derby della Madonnina, meski kali ini hanya berlangsung dalam laga pramusim jelang bergulirnya kompetisi Serie A Italia 2026–2027.

Duel dua klub sekota tersebut akan digelar di Optus Stadium, Perth, Australia, pada Rabu (5/8/2026) pukul 17.00 WIB.

Walaupun tidak memperebutkan gelar, laga ini tetap memiliki arti penting bagi kedua tim.

Selain menjadi ajang mengukur kesiapan skuad, pertandingan juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk membangun kepercayaan diri sebelum menjalani musim kompetisi yang sesungguhnya.

Rivalitas panjang antara AC Milan dan Inter Milan membuat setiap edisi Derby della Madonnina selalu menarik perhatian pecinta sepak bola dunia.

Tidak hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga mengenai gengsi sebagai penguasa Kota Milan yang selalu dipertaruhkan dalam setiap pertemuan.

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menegaskan bahwa pertandingan pramusim memiliki fungsi penting dalam proses pembentukan karakter dan identitas permainan tim.

Menurutnya, kemenangan memang menyenangkan, tetapi perkembangan performa tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya menjadi prioritas utama.

“Kami ingin melihat perkembangan tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Derby selalu penting, tetapi yang utama adalah membangun identitas permainan sebelum musim dimulai,” ujar Allegri.

Pelatih berpengalaman asal Italia tersebut diperkirakan akan memanfaatkan pertandingan melawan Inter untuk menguji kombinasi pemain baru dengan sejumlah pilar utama AC Milan.

Ia berharap chemistry antarpemain semakin terbentuk sehingga tim siap bersaing ketika Serie A resmi dimulai.

Di kubu lawan, pelatih Inter Milan Cristian Chivu juga memandang Derby della Madonnina sebagai pertandingan yang memiliki nilai tersendiri, meskipun hanya berstatus laga persahabatan.

Menurut Chivu, menghadapi rival sekota selalu menghadirkan tekanan dan atmosfer yang berbeda dibandingkan pertandingan biasa.

Karena itu, ia ingin melihat perkembangan organisasi permainan tim serta efektivitas strategi yang telah dipersiapkan selama pramusim.

“Kami menghormati Milan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana tim terus berkembang. Laga seperti ini memberi banyak pelajaran untuk menghadapi kompetisi sesungguhnya,” kata Chivu.

Selain menguji strategi, pertandingan di Perth juga menjadi kesempatan bagi Inter Milan untuk memberikan menit bermain kepada pemain baru sekaligus menjaga kebugaran para pemain inti menjelang dimulainya musim baru.

Secara historis, Derby della Madonnina versi pramusim memang tidak sesering pertemuan di Serie A.

Namun, setiap duel tetap berlangsung menarik karena kedua tim tetap berusaha mempertahankan gengsi di hadapan rival abadinya.

Berdasarkan catatan Sempre Milan, pertemuan pramusim pertama AC Milan dan Inter Milan terjadi pada musim 2010–2011 dalam ajang TIM Trophy.

Saat itu kedua tim bermain imbang tanpa gol sebelum Inter menang melalui adu penalti dengan skor 3-2.

Pada musim berikutnya atau 2011–2012, Inter kembali keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Milan 1-0 berkat gol tunggal Diego Milito.

Dominasi Inter berlanjut pada pramusim 2012–2013. Meski AC Milan sempat unggul melalui gol Stephen El Shaarawy, Inter mampu membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1 lewat gol Fredy Guarin dan Rodrigo Palacio.

AC Milan akhirnya berhasil membalas kekalahan tersebut pada pramusim 2015–2016 melalui ajang International Champions Cup di China.

Ketika itu, gol spektakuler Philippe Mexes membawa Rossoneri menang tipis 1-0 atas rival sekotanya.

Masih pada tahun yang sama, Milan kembali mencatat kemenangan dengan skor 2-1 dalam ajang TIM Trophy.

Gol dari Andrea Bertolacci dan Carlos Bacca memastikan kemenangan Rossoneri meski Inter sempat memperkecil ketertinggalan melalui Marcelo Brozovic.

Menjelang musim Serie A 2026–2027, catatan pertemuan pramusim kedua tim masih tergolong berimbang.

AC Milan memiliki peluang memperlebar keunggulan rekor kemenangan di laga pramusim, sementara Inter Milan bertekad menyamakan catatan sekaligus mengembalikan gengsi dalam Derby della Madonnina.

Selain menjadi duel bergengsi, pertandingan di Optus Stadium juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain baru maupun pemain muda yang ingin merebut tempat utama di skuad masing-masing.

Penampilan impresif dalam laga ini dapat menjadi modal penting untuk mendapatkan kepercayaan pelatih saat kompetisi resmi dimulai.

Dengan rivalitas panjang yang dimiliki kedua klub, laga AC Milan vs Inter Milan diprediksi tetap berlangsung menarik meski hanya berstatus pertandingan pramusim.

Atmosfer Derby della Madonnina dipastikan tetap terasa kuat, sementara kedua tim akan berusaha menampilkan performa terbaik sebagai persiapan menuju musim 2026–2027. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Harga Telur Anjlok di Tingkat Peternak

Bapanas Soroti Harga Telur Ayam Ras di Tingkat Peternak Turun 12 Persen di Bawah HAP