Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pria Ditemukan Meninggal di Dekat Jembatan Kedung Galong Kebumen

Pria Ditemukan Meninggal di Tepi JalanPria Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan
GARIS POLISI: Petugas memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) pria meninggal di Kecamatan Buayan

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Penemuan jenazah seorang pria di Desa Jatiroto, Kecamatan Buayan, mengejutkan warga setempat pada Jumat pagi, 8 Mei.

Pria tersebut diketahui bernama Suhadi, yang akrab disapa Edo, berusia 60 tahun dan merupakan warga Desa Tugu, Kecamatan Buayan.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan bahwa korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 09.00 WIB di dekat Jembatan Kedung Galong, tepatnya di Dukuh Golongan RT 3 RW 1.

Kejadian ini terjadi ketika saksi mata melihat korban tergeletak di tepi jalan dan mencoba membangunkannya tanpa hasil.

Dalam situasi genting itu, mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Buayan.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Buayan bersama tim Inafis Polres Kebumen dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Buayan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas medis memastikan bahwa Suhadi sudah tidak bernyawa.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di tanah dekat jembatan dengan kondisi sepeda motor Yamaha Jupiter berwarna hijau hitam yang terparkir sekitar lima meter dari tubuhnya.

Temuan lainnya termasuk sandal jepit warna hitam, dompet yang berisi identitas diri, kartu ATM, kartu BPJS, serta uang tunai senilai Rp 774 ribu dan sebuah telepon genggam yang ditemukan di saku korban.

Kapolres Kebumen menjelaskan dalam keterangan persnya bahwa pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Suhadi.

“Hasil pemeriksaan medis sementara menunjukkan tidak ada luka akibat benda tajam maupun tumpul. Selain itu, juga tidak ditemukan tanda jeratan di leher korban,” ungkap AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Dengan demikian, pihak kepolisian menduga bahwa penyebab kematian korban adalah sakit.

Keluarga korban memberikan informasi tambahan bahwa Suhadi sempat mengeluhkan nyeri dada selama sepekan terakhir sebelum kejadiannya.

Hal ini menambah spekulasi mengenai kondisi kesehatan korban sebelum meninggal dunia.

Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut, jenazah Suhadi kemudian dievakuasi untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat lantaran kejadian serupa sebelumnya belum pernah terjadi dalam waktu dekat di daerah tersebut.

Kejadian ini memunculkan berbagai reaksi dari warga yang merasa prihatin dengan kondisi kesehatan masyarakat dan pentingnya menjaga kesehatan serta kesadaran akan penyakit yang mungkin mengancam jiwa.

Polres Kebumen berjanji akan terus melakukan investigasi terkait kasus ini demi memberikan kepastian kepada keluarga korban dan masyarakat luas.

Sementara itu, pihak keluarga diminta untuk tetap bersabar menunggu hasil pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan oleh pihak berwenang.

Kehadiran petugas kepolisian serta tim medis di lokasi kejadian menunjukkan respons cepat dari aparat dalam menangani situasi darurat seperti ini.

Hal ini juga mencerminkan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kebumen.

Warga Desa Jatiroto sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap agar hal serupa tidak terulang kembali.

Sebagai langkah preventif, para tokoh masyarakat mengajak semua warga untuk lebih memperhatikan kesehatan diri sendiri maupun orang-orang terdekat mereka.

Sejumlah warga juga meminta pemerintah setempat untuk mengadakan program sosialisasi mengenai pentingnya kesehatan jantung dan cara mengenali gejala penyakit yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Ini adalah langkah preventif yang sangat penting agar masyarakat lebih waspada terhadap masalah kesehatan.

Bagi banyak orang, berita tentang kematian mendadak selalu membawa duka mendalam.

Kematian Suhadi menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kesehatan dan rutin memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala penyakit apapun. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Anggota BPK Meninggal dalam Kebakaran Rumah

Fakta Kebakaran Rumah Anggota BPK di Jakarta Selatan, Polisi Tunggu Hasil Labfor Mabes Polri

Berita Selanjutnya
24 Pemain Dipanggil TC Asian Games

PP Perbasi Siapkan Regenerasi Timnas Basket Putri Jelang Asian Games 2026