Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Program “Sehat Bareng Biyunge” di Kebumen Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa

Dokter Spesialis Turun ke DesaDokter Spesialis Turun ke Desa
PROGRAM RUTIN : Bupati Kebumen dalam kegiatan Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge di Desa Giripurno, Kecamatan Karanganyar, Rabu (15/4)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Salah satu inisiatif yang diambil adalah melalui program rutin yang dikenal dengan nama “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”.

Program ini kembali digelar di Desa Giripurno, Kecamatan Karanganyar, pada Rabu, 15 April.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan PPKB ini menawarkan berbagai layanan sosial secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan beragam layanan kesehatan, mulai dari pengobatan gratis, bakti sosial, hingga khitan massal.

Salah satu daya tarik utama dari program ini adalah layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan akses pelayanan medis tanpa harus pergi ke rumah sakit.

Dalam acara tersebut, tampak hadir Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, bersama dengan Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Faiz Alauddien Reza Mardhika serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Karanganyar, serta perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Baznas.

Kehadiran tokoh masyarakat seperti Raden Suman Sri Husodo juga menambah semarak kegiatan tersebut.

Antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari sekitar 200 orang yang hadir untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan.

Dalam kegiatan ini pula, bantuan sosial disalurkan kepada 100 warga difabel serta keluarga kurang mampu di desa tersebut.

Selain itu, khitan massal juga sukses dilaksanakan dengan empat anak yang turut menerima tali asih sebagai bentuk perhatian pemerintah setempat.

Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dari pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara merata.

Dia menekankan pentingnya menciptakan akses yang lebih baik terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia.

“Program ini rutin kami gelar dua kali setiap bulan. Tujuannya agar layanan kesehatan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama untuk mencegah stunting dan menjaga kesehatan lansia,” ungkapnya.

Sejalan dengan visi tersebut, Bupati juga menjelaskan mengenai pentingnya program Speling yang memungkinkan dokter spesialis untuk hadir langsung di desa tanpa perlu mengunjungi rumah sakit.

“Pelayanan kesehatan tidak harus selalu di rumah sakit. Kami ingin masyarakat desa juga mendapatkan akses yang sama,” tegasnya lagi.

Selain menyediakan layanan kesehatan langsung di lapangan, Bupati Kebumen juga membuka ruang komunikasi bagi warga untuk menyampaikan keluhan atau kebutuhan desa melalui aplikasi WhatsApp.

Inisiatif ini bertujuan agar setiap aspirasi warga dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, dr Faiz Alauddien Reza Mardhika mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat guna mencegah penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, dan diabetes.

Ia menyoroti kebutuhan infrastruktur yang memadai di wilayah tersebut sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat.

“Insyaallah tahun 2027, aspirasi untuk penerangan dan perbaikan jalan di Giripurno akan kami realisasikan,” ungkapnya penuh semangat.

Harapan akan perbaikan infrastruktur di desa tersebut menjadi langkah strategis agar aksesibilitas tetap terjaga sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas hidup warga.

Di sisi lain, Pemkab Kebumen juga memaparkan progres pembangunan infrastruktur yang berlangsung di wilayah Karanganyar.

Pada tahun 2025 mendatang, pemeliharaan jalan telah dilakukan di sejumlah ruas strategis guna memperlancar akses transportasi dan mobilitas warga.

Selanjutnya pada tahun 2026 direncanakan pelebaran Jalan Plarangan–Tanggeran dengan anggaran sebesar Rp4,5 miliar serta pengusulan rekonstruksi Jembatan Kalongbali.

Melalui program-program tersebut, Pemkab Kebumen berharap agar layanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan beriringan.

Dengan demikian kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

Integrasi antara peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam upaya menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. (mam/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kolaborasi Lintas Daerah Bidik Wisatawan Nasional

Banjarnegara Genjot Wisata Lewat Kolaborasi Agen Travel Nasional

Berita Selanjutnya
Koreksi TKAD Dikebut

Dinas Pendidikan Banyumas Kebut Koreksi TKAD, Libatkan Korwilcam Sekolah