Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Puluhan Pelajar Ikuti Lomba Safety Riding Polres Banjarnegara

Edukasi Pelajar Lewat Lomba Safety RidingEdukasi Pelajar Lewat Lomba Safety Riding
BERAKSI: Polres Banjarnegara saat gelar lomba safety riding tingkat SMA/SMK/MA di Komplek Stadion Soemitro Kolopaking Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar, Polres Banjarnegara menggelar lomba safety riding yang diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai jenjang pendidikan menengah, termasuk SMA, SMK, dan MA.

Kegiatan ini berlangsung di Kompleks Stadion Soemitro Kolopaking pada hari Senin (22/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Acara ini bertujuan tidak hanya untuk menguji keterampilan peserta dalam mengendarai sepeda motor, tetapi juga untuk memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya keselamatan berkendara.

Dengan tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pelajar, kegiatan ini menjadi sangat relevan dan krusial untuk ditindaklanjuti.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto, melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Banjarnegara, AKP Ahmad Rusli, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan salah satu bentuk edukasi lalu lintas yang disajikan dengan cara yang lebih menarik dan dekat dengan kalangan pelajar.

“Pelajar merupakan kelompok usia yang cukup aktif menggunakan kendaraan bermotor, karena itu pemahaman mengenai keselamatan berkendara perlu ditanamkan sejak dini agar mereka tidak hanya mampu mengendarai kendaraan tetapi juga memahami risiko yang ada di jalan raya,” ujarnya.

Peserta lomba safety riding mendapatkan pembekalan tentang teknik berkendara yang baik dan benar.

Mereka diajari bagaimana cara mengantisipasi potensi bahaya di jalan serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat selama perjalanan.

Ahmad menegaskan bahwa konsep safety riding bukan hanya sekadar kemampuan mengendalikan kendaraan, tetapi juga melibatkan kemampuan pengendara untuk membaca situasi lalu lintas dengan baik.

“Melalui safety riding, peserta dilatih untuk lebih peka terhadap potensi bahaya di jalan. Tujuannya adalah agar mereka mampu mencegah risiko kecelakaan melalui kewaspadaan serta perilaku berkendara yang benar,” pungkasnya.

Kegiatan seperti ini sangat penting mengingat data menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas seringkali melibatkan anak-anak muda yang baru belajar berkendara.

Oleh karena itu, inisiatif Polres Banjarnegara dalam menyelenggarakan lomba ini patut diapresiasi.

Tidak hanya memberikan pengetahuan praktis tentang berkendara dengan aman, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sosial dalam berlalu lintas.

Berbagai tantangan muncul dalam lomba tersebut, mulai dari serangkaian tes keterampilan mengendarai sepeda motor hingga pengetahuan teori tentang keselamatan lalu lintas.

Peserta harus melewati beberapa stage atau tahap yang dirancang untuk menilai kemampuan mereka dalam berkendara secara aman dan bertanggung jawab.

Antusiasme para pelajar sangat terlihat selama acara berlangsung. Mereka mengikuti setiap instruksi dengan serius dan berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berlomba.

Hal ini mencerminkan keinginan kuat generasi muda untuk belajar dan beradaptasi dengan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik.

Selama perlombaan berlangsung, para juri tidak hanya menilai keterampilan berkendara peserta tetapi juga sikap dan perilaku mereka selama berada di jalan raya simulasi.

Penilaian dilakukan secara mendalam agar setiap aspek dari konsep safety riding dapat dimengerti oleh peserta.

Ini adalah langkah penting agar pelajar tidak hanya sekedar memiliki keterampilan teknis dalam berkendara tetapi juga memahami makna dari keselamatan berkendara sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Tentu saja, acara seperti ini tidak lepas dari harapan agar bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda.

Dengan semakin banyaknya kegiatan edukatif seperti ini, diharapkan tingkat kesadaran pelajar terhadap bahaya kecelakaan lalu lintas dapat meningkat secara signifikan. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Desa Serang Jadi Percontohan Posyandu 6 SPM

Desa Serang Purbalingga Ditunjuk Jadi Percontohan Posyandu 6 SPM

Berita Selanjutnya
Curhat Lelah dan Berat Melangkah

Marshanda Curhat Sedang Terpuruk dan Kehilangan Semangat Hidup