Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

RSUD Cilacap Tangani 84 Pasien HIV pada 2026, Mayoritas Usia Produktif

2026, RSUD Tangani 84 Pasien HIV2026, RSUD Tangani 84 Pasien HIV
POLI : Layanan pada poli yang terdapat di RSUD Cilacap

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pada tahun 2026, RSUD Cilacap mencatat penanganan sebanyak 84 pasien HIV, yang sebagian besar berasal dari kalangan masyarakat usia produktif.

Menurut Plt Direktur RSUD Cilacap, dr. Reza Prima Muharama, dari total angka tersebut terdapat 23 pasien baru yang terdiagnosis HIV.

Di samping itu, ada 19 pasien yang sedang menjalani pengobatan dengan menggunakan obat antiretroviral (ARV).

“Usia produktif ini mulai dari 17 hingga 40 tahun. Namun, kami juga melihat bahwa banyak pasien yang lebih tua masih tetap dalam kategori produktif,” ungkapnya pada Rabu (24/6).

Dalam laporan yang lebih mendalam, RSUD Cilacap juga melaporkan bahwa selama tahun ini terdapat enam pasien yang telah meninggal dunia.

Selain itu, 17 pasien adalah rujukan masuk ke rumah sakit ini, sedangkan 19 pasien lainnya dirujuk ke rumah sakit lain baik karena alasan pindah domisili maupun berbagai pertimbangan lainnya.

Reza menambahkan bahwa RSUD Cilacap telah memiliki Klinik Cahaya Pita sejak tahun 2008.

Klinik ini didirikan khusus untuk melayani pasien HIV dan memberikan berbagai layanan seperti pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikologis, serta pengobatan secara rutin kepada para pasien.

“Melalui klinik ini, kami berusaha memberikan perawatan yang menyeluruh kepada pasien HIV agar mereka bisa mendapatkan penanganan yang tepat,” lanjutnya.

Penting untuk dicatat bahwa penularan virus HIV paling banyak terjadi melalui hubungan seksual berisiko.

Selain itu, penularan juga dapat terjadi dari ibu kepada bayi selama proses kehamilan, persalinan, maupun menyusui jika tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat dan memadai.

Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan risiko penularan dan perlunya edukasi mengenai pencegahan HIV.

Menurut dr. Reza, jumlah pasien HIV yang ditangani oleh RSUD Cilacap menunjukkan tren kenaikan setiap tahunnya.

“Kami secara aktif melakukan pelacakan bersama Dinas Kesehatan serta melakukan pemeriksaan HIV terhadap pasien-pasien yang akan menjalani operasi sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Hal ini menjadi bagian dari upaya komprehensif untuk menanggulangi penyebaran virus HIV dan meningkatkan kualitas hidup para penderitanya.

Dengan pengobatan yang rutin dan disiplin menjalani terapi ARV, penderita HIV memiliki harapan hidup yang lebih panjang dan dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari mereka dengan normal. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pelatihan Kewirausahaan Dorong Pemuda Buka Usaha

Program Pendidikan Vokasi di Kebumen Latih Wirausaha Muda Kuasai Digital Marketing

Berita Selanjutnya
Sidang Perdana PK Ditunda

Sidang Perdana PK Nikita Mirzani Ditunda, Jaksa Tak Hadir di PN Jakarta Selatan