BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Kereta Api (KA) Nusantara Explorer berpotensi melayani perjalanan jarak jauh hingga rute Jakarta-Banyuwangi.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut perjalanan kereta wisata tersebut akan dibuat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan permintaan wisatawan.
KA Nusantara Explorer merupakan kereta yang dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman perjalanan wisata dengan fasilitas dan layanan yang berbeda dari kereta penumpang reguler.
Karena konsepnya berbasis wisata, rute perjalanan nantinya tidak sepenuhnya bersifat tetap dan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan.
Dudy mengatakan, sejumlah rute telah masuk dalam kajian pemerintah, di antaranya Yogyakarta dan Semarang.
Selain dua kota tersebut, perjalanan KA Nusantara Explorer juga berpeluang diperpanjang menuju Surabaya hingga Banyuwangi.
Bahkan, pemerintah membuka kemungkinan kereta wisata tersebut melayani perjalanan dari Jakarta menuju Banyuwangi jika terdapat permintaan dari wisatawan.
Artinya, rute KA Nusantara Explorer dapat menjangkau perjalanan lintas Pulau Jawa dengan konsep perjalanan wisata jarak jauh.
“Ini kan karena wisata, kalau request-nya memang jarak jauh, kemarin ada kemungkinan dari Jakarta sampai ke Banyuwangi. Kalau permintaannya sampai ke Banyuwangi, ya dilayani sampai Banyuwangi,” ujar Dudy di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).
Konsep perjalanan berdasarkan permintaan atau on request menjadi salah satu karakter utama KA Nusantara Explorer.
Dengan konsep tersebut, operasional kereta wisata tidak hanya bergantung pada rute yang sudah ditetapkan, tetapi juga mempertimbangkan minat dan kebutuhan wisatawan.
Meski demikian, pola operasional KA Nusantara Explorer masih dalam tahap penyempurnaan.
Berbagai aspek teknis perjalanan nantinya akan diatur oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebagai operator perkeretaapian.
Dudy menegaskan bahwa KA Nusantara Explorer memang diposisikan sebagai kereta wisata.
Karena itu, pengaturan teknis mengenai perjalanan, rute, hingga operasional akan disesuaikan dengan kebutuhan layanan wisata.
“Sementara, itu kan untuk wisata. Jadi on request, tapi nanti teknisnya KAI yang akan mengaturnya. Tapi ini lebih kepada kereta untuk wisata,” katanya.
Pengembangan KA Nusantara Explorer juga mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto.
Presiden sebelumnya telah mencoba kereta tersebut dalam perjalanan kenegaraan pada Kamis (30/7/2026).
Setelah menggunakan kereta tersebut, Prabowo disebut memberikan sejumlah masukan untuk penyempurnaan layanan.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, KA Nusantara Explorer dikembangkan berdasarkan gagasan Presiden Prabowo untuk menghadirkan kereta wisata yang dapat memberikan pengalaman perjalanan berbeda bagi masyarakat.
Kereta tersebut tidak hanya mengutamakan kenyamanan selama perjalanan.
Konsep yang dikembangkan juga menggabungkan pengalaman budaya, kuliner, pelayanan, hingga panorama Indonesia yang dapat dinikmati penumpang sepanjang perjalanan.
“Nusantara Explorer kami kembangkan agar perjalanan menjadi bagian dari pengalaman wisata, mulai dari kenyamanan, pelayanan, kuliner, hingga kekayaan budaya yang hadir di setiap ruang kereta,” ujar Bobby.
Dari sisi rangkaian, KA Nusantara Explorer dikembangkan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
Rangkaian kereta wisata tersebut dirancang terdiri atas 12 kereta dengan berbagai fasilitas untuk menunjang perjalanan jarak jauh.
Fasilitas yang disiapkan antara lain kabin tidur, Grand Restaurant, lounge, serta sejumlah kereta pendukung.
Kehadiran fasilitas tersebut membuat perjalanan menggunakan KA Nusantara Explorer tidak sekadar menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata.
Konsep tersebut juga memungkinkan penumpang menikmati perjalanan dengan lebih nyaman sambil melihat berbagai panorama dan mengenal kekayaan budaya Indonesia.
Dengan rute yang berpotensi menjangkau Jakarta hingga Banyuwangi, KA Nusantara Explorer dapat menjadi salah satu pilihan perjalanan wisata jarak jauh di Pulau Jawa.
Namun, masyarakat masih harus menunggu informasi resmi mengenai operasional komersial kereta wisata tersebut.
KAI saat ini masih melakukan berbagai penyempurnaan untuk memastikan seluruh aspek layanan siap digunakan.
Informasi mengenai rute tetap, jadwal perjalanan, tarif tiket, komposisi rangkaian, hingga waktu mulai beroperasi secara komersial belum diumumkan secara resmi.
KAI akan menyampaikan informasi tersebut setelah aspek operasional, keselamatan, dan keandalan sarana dinyatakan siap.
Dengan konsep perjalanan on request, rute Jakarta-Banyuwangi menjadi salah satu opsi yang menarik untuk KA Nusantara Explorer.
Jika permintaan wisatawan cukup tinggi, perjalanan jarak jauh tersebut berpeluang menjadi bagian dari layanan kereta wisata baru yang mengutamakan pengalaman selama perjalanan.
Kehadiran KA Nusantara Explorer juga diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata berbasis transportasi kereta api.
Tidak hanya membawa wisatawan dari satu kota ke kota lain, kereta tersebut dirancang agar perjalanan itu sendiri menjadi bagian dari pengalaman menikmati Indonesia. (*/stch/dda)














