BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Mohammad Iqbal, baru-baru ini memimpin apel pagi perdana setelah libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Parkir DPD RI, Kompleks Parlemen, pada hari Senin (30/3), ini dihadiri oleh 1.464 pegawai yang bekerja di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI.
Dalam sambutannya, Iqbal menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik seluruh pegawai dalam menghadapi rangkaian agenda legislasi yang padat.
“Apel pagi ini lebih dari sekadar upacara fisik. Ini adalah pengecekan kesiapan 1.464 SDM di bawah tanggung jawab saya. Kita harus memastikan organisasi siap menjalankan tugas sebelum memasuki masa reses mendatang,” ungkap Iqbal.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen DPD RI dalam mengoptimalkan kinerja lembaga menjelang akhir masa persidangan.
Selama apel, Iqbal menyampaikan tiga instruksi utama yang ditujukan kepada seluruh jajaran pegawai DPD RI.
Fokus utama diarahkan pada percepatan kinerja menjelang berakhirnya masa persidangan IV.
Instruksi pertama adalah akselerasi pelaksanaan tugas dan fungsi DPD RI, mengingat waktu yang semakin terbatas sebelum memasuki masa reses.
Menurut Iqbal, tidak boleh ada penundaan dalam pelaksanaan tugas inti lembaga ini.
“Dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan pertimbangan, kita harus memaksimalkan semua sumber daya tanpa ada kendala,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa setiap langkah yang diambil hendaknya tepat waktu, sesuai regulasi yang berlaku, serta dapat mencapai target dengan tetap mempertimbangkan efisiensi dan transparansi anggaran.
Instruksi kedua yang disampaikan Iqbal menekankan pentingnya soliditas antarunit kerja.
Ia meminta seluruh jajaran untuk menghilangkan ego sektoral demi terciptanya kinerja organisasi yang terintegrasi.
“Setiap unit kerja harus memahami bahwa kelemahan pada satu bagian akan berdampak pada keseluruhan sistem,” ujarnya dengan tegas.
Keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kerjasama dan kolaborasi antar unit kerja dalam mencapai tujuan bersama.
Oleh karena itu, penting bagi setiap pegawai untuk menyadari peran masing-masing dalam mendukung keberlangsungan dan efektivitas lembaga.
Instruksi ketiga berkaitan dengan adaptasi terhadap dinamika global yang selalu berubah.
Menurut Iqbal, perubahan geopolitik dan perkembangan teknologi menjadi perhatian penting bagi DPD RI ke depan.
Selain itu, ia juga mengingatkan tentang potensi penyesuaian kebijakan kerja yang mungkin diperlukan di masa mendatang.
“Kita perlu memikirkan efisiensi anggaran dan kemungkinan penerapan Work From Home (WFH) sebagai salah satu solusi dalam menghadapi tantangan baru,” harapnya.
Hal ini menunjukkan keseriusan DPD RI dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Pentingnya penguatan sistem informasi teknologi dan keamanan database hasil kerja DPD RI juga menjadi sorotan Iqbal dalam apel tersebut.
Hal ini menjadi langkah krusial untuk menjaga keandalan data serta melindungi informasi sensitif yang dikelola oleh lembaga.
Apel perdana pasca libur panjang Idul Fitri ini merupakan momentum signifikan untuk memperkuat komitmen kinerja seluruh jajaran DPD RI dalam menghadapi tantangan dan target kerja yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dengan semangat baru pasca-liburan, diharapkan semua pegawai dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*/dda)
















