BANYUMASEKSPRES.ID, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan unggulan di bawah pembinaan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI).
Lembaga pendidikan ini telah berdiri sejak tahun 1953, yang pada awalnya bernama Akademi Ilmu Pelayaran (AIP), sebelum akhirnya berkembang dan berubah menjadi STIP Jakarta seperti yang dikenal saat ini.
Sebagai institusi pendidikan vokasi di bidang kemaritiman, STIP Jakarta memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia profesional untuk mendukung sektor pelayaran, kepelabuhanan, dan industri maritim nasional maupun internasional.
Tidak hanya membuka peluang menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS, lulusan STIP Jakarta juga memiliki prospek karier yang luas di berbagai sektor industri, baik di dalam maupun luar negeri.
Program Studi Diploma IV STIP Jakarta

STIP Jakarta menyelenggarakan pendidikan pada jenjang Diploma IV (D-IV) atau setara sarjana terapan dengan tiga program studi utama.
Ketiga jurusan ini dirancang berbasis kompetensi yang mengombinasikan pembelajaran teori, praktik laboratorium, serta praktik kerja langsung di lapangan.
1. D-IV Nautika
Program studi D-IV Nautika atau Deck membekali taruna dan taruni dengan kemampuan navigasi, pengoperasian kapal, serta manajemen keselamatan pelayaran. Beban studi yang harus ditempuh berkisar antara 152 hingga 155 SKS.
Pada semester 1 hingga 4, mahasiswa akan mengikuti pembelajaran teori dan praktik melalui laboratorium dan simulator di kampus.
Selanjutnya, pada semester 5 dan 6, taruna menjalani Praktik Kerja Nyata (PKN) selama satu tahun penuh di kapal-kapal niaga. Pada semester akhir, pembelajaran kembali difokuskan pada teori, praktik laboratorium, dan materi berbasis E-Learning.
Prospek karier lulusan D-IV Nautika antara lain.
- Perwira kapal pada perusahaan pelayaran nasional dan internasional
- Profesional di industri pelayaran
- Pekerja sektor on shore dan off shore, termasuk pengeboran minyak
- Aparatur di instansi pemerintah
- Anggota TNI atau Polri
- Tenaga ahli di biro klasifikasi nasional dan internasional
- Marine surveyor
- Auditor MARPOL, ISM Code, dan ISPS Code
Lulusan akan memperoleh ijazah D-IV bergelar S.SiT (Sarjana Sains Terapan) serta Sertifikat Ahli Nautika Tingkat III (ANT-III).
2. D-IV Teknika
Jurusan D-IV Teknika atau Mesin fokus pada penguasaan sistem permesinan kapal, pemeliharaan, serta pengoperasian mesin kapal laut. Beban studi yang harus ditempuh mencapai 160 SKS dengan masa studi antara 8 hingga 14 semester.
Pada semester awal, taruna dan taruni mendapatkan pembelajaran teori dan praktik laboratorium di kampus. Selanjutnya, pada semester 5 dan 6, mahasiswa menjalani praktik kerja di kapal niaga selama satu tahun penuh. Semester akhir diisi dengan pendalaman teori, praktik lanjutan, dan pembelajaran berbasis E-Learning.
Prospek karier lulusan D-IV Teknika meliputi sebagai berikut.
- Perwira mesin kapal di perusahaan pelayaran nasional dan internasional
- Profesional di industri pelayaran
- Tenaga kerja sektor on shore dan off shore
- Aparatur instansi pemerintah
- TNI dan Polri
- Biro klasifikasi nasional dan internasional
- Industri permesinan
- Industri perhotelan
- Marine surveyor
- Auditor MARPOL, ISM Code, dan ISPS Code
Lulusan akan mendapatkan ijazah D-IV bergelar S.SiT serta Sertifikat Ahli Teknika Tingkat III (ATT-III).
3. D-IV Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (KALK)
Program studi D-IV KALK menitikberatkan pada manajemen pelabuhan, logistik, dan transportasi laut. Lama pendidikan dapat ditempuh dalam 8 hingga 14 semester dengan beban studi 150–160 SKS.
Pada semester 1 hingga 4, taruna akan mengikuti pembelajaran teori dan praktik di kampus. Semester 5 dan 6 diisi dengan praktik kerja selama satu tahun penuh di pelabuhan dan perusahaan pelayaran.
Kemudian pada semester akhir difokuskan pada pendalaman materi Diploma IV. Adapun prospek karier lulusan D-IV KALK antara lain.
- Pengelola dan pengendali operasional pelabuhan di berbagai wilayah Indonesia
- Profesional di perusahaan pelayaran nasional dan internasional
- BUMN dan instansi pemerintah
- Perusahaan swasta di bidang ekspor-impor
- Perusahaan logistik, freight forwarder, asuransi maritim, surveyor, dan bongkar muat
- Industri perhotelan
Lulusan KALK akan memperoleh ijazah D-IV bergelar Sarjana Sains Terapan (S.SiT), tetapi tidak disertai sertifikat profesi seperti pada jurusan Nautika dan Teknika.
Dengan kurikulum berbasis praktik dan standar internasional, STIP Jakarta terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global. Dengan persaingan masuk yang kompetitif, calon pendaftar perlu mempersiapkan segala syarat seleksi STIP sejak dini.
Prospek karier lulusan STIP tidak hanya terbatas pada jalur PNS, tetapi juga terbuka luas di sektor industri pelayaran, kepelabuhanan, dan maritim internasional.
Bagi calon taruna dan taruni yang bercita-cita berkarier di dunia kemaritiman, STIP Jakarta menjadi salah satu pilihan sekolah kedinasan Kemenhub yang menawarkan masa depan profesional yang menjanjikan. (mwp)
















