BANYUMASEKSPRES.ID, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai skema pembiayaan yang mudah diakses masyarakat.
Salah satu produk andalannya adalah Pinjaman Non Kredit Usaha Rakyat (Non KUR) BRI 2025, yang ditujukan untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif dengan sistem fleksibel dan bunga kompetitif.
Program Non KUR BRI ini hadir bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan dana di luar skema kredit usaha. Dengan bunga tetap sebesar 12 persen per tahun atau sekitar 1 persen per bulan, nasabah bisa memperoleh kepastian angsuran yang stabil sepanjang tenor pinjaman.
Fleksibilitas tenor menjadi daya tarik lain dari program ini. Debitur bisa memilih jangka waktu mulai dari 12 hingga 60 bulan sesuai kemampuan. Seluruh pencairan dana langsung masuk ke rekening BRI, sehingga prosesnya lebih praktis dan efisien tanpa birokrasi berlapis.
Untuk mengakses fasilitas pembiayaan ini, calon nasabah perlu memenuhi beberapa persyaratan dasar yang ditetapkan BRI.
Pertama, pemohon harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Usia maksimal pemohon adalah 65 tahun ketika pinjaman jatuh tempo. Selain itu, riwayat kredit juga harus bersih, tanpa catatan kredit macet.
Dokumen yang wajib disiapkan meliputi fotokopi KTP, Kartu Keluarga, NPWP, slip gaji atau surat keterangan penghasilan, serta rekening tabungan tiga bulan terakhir.
Untuk karyawan, perlu melampirkan surat keterangan kerja. Sedangkan agunan bisa berupa BPKB kendaraan bermotor atau sertifikat tanah maupun bangunan.
Berarti Simulasi cicilan Non KUR BRI 2025 menggambarkan kemudahan bagi masyarakat untuk menyesuaikan pinjaman dengan kemampuan pembayaran.
Untuk plafon pinjaman 5 juta, cicilan per bulan selama 12 bulan sekitar 476 ribu, tenor 24 bulan sebesar 269 ribu, 36 bulan 203 ribu, dan tenor 60 bulan hanya 146 ribu.
Jika mengambil plafon 10 juta, cicilan per bulan untuk tenor 12 bulan mencapai 952 ribu, 24 bulan 539 ribu, 36 bulan 402 ribu, dan tenor 60 bulan sekitar 299 ribu.
Sementara itu, plafon 25 juta menghasilkan cicilan 2,36 juta per bulan dengan tenor 12 bulan. Untuk 24 bulan sekitar 1,36 juta, tenor 36 bulan sebesar 1,008 juta, dan 60 bulan sekitar 745 ribu.
Bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman lebih besar, plafon 50 juta tersedia dengan cicilan per bulan 4,76 juta untuk tenor 12 bulan. Jika memilih tenor 24 bulan, cicilannya 2,68 juta, tenor 36 bulan sebesar 2,12 juta, dan untuk tenor 60 bulan hanya sekitar 1,2 juta.
Hadirnya Pinjaman Non KUR BRI 2025 bukan hanya sebatas memenuhi kebutuhan dana masyarakat, melainkan juga menjadi instrumen penting dalam mendorong kemandirian ekonomi.
Dari bunga yang terjangkau, tenor fleksibel, hingga proses pencairan yang sederhana, program ini diharapkan bisa membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup sekaligus memperluas kesempatan usaha. (WAN)
















