Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Dindik Banjarnegara Catat 6.986 Anak Tidak Sekolah, Punggelan Memimpin Angka ATS
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan Teman Sendiri, Kerugian Disebut Hampir 10 Miliar

Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan Teman Sendiri, Kerugian Disebut Hampir 10 Miliar

Ditipu Teman SendiriDitipu Teman Sendiri
Tantri Kotak

BANYUMASEKSPRES.ID, Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh seorang teman dekatnya.

Pengakuan mengejutkan ini disampaikan Tantri melalui akun Instagram miliknya, dan langsung menarik perhatian publik.

Dalam postingannya, Tantri menyatakan, “Benar, aku lagi kena penipuan teman sendiri karena sudah 3×24 jam dia menghilang dan enggak ada iktikad baik buat ketemu.”

Dengan ungkapan yang penuh emosi, Tantri Kotak tidak hanya merasakan dampak dari penipuan tersebut secara pribadi, tetapi juga merujuk pada banyak orang lain yang menjadi korbannya.

Tantri menambahkan bahwa total kerugian yang dialami oleh dirinya dan beberapa korban lainnya mencapai hampir Rp 10 miliar.

“Please socmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan banyak orang yang ditotal-total hampir Rp 10 M,” tulisnya dengan harapan agar informasi ini dapat menjangkau lebih banyak orang.

Ia pun mengekspresikan kekecewaannya terhadap sikap keluarga pelaku yang tampaknya tidak peduli dengan situasi ini, serta menyerahkan semua keputusan kepada para korban.

Meskipun situasi ini telah berlangsung cukup lama dan ada potensi langkah hukum yang bisa diambil, Tantri Kotak mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia belum melapor ke pihak kepolisian.

Hal ini disebabkan oleh harapannya bahwa uang kerugian bisa dikembalikan tanpa harus melalui proses hukum yang panjang dan melelahkan.

“Aku bingung mau cari kamu lewat jalur apa. Bisa saja aku LP (laporan) ke polisi, tapi aku mau masih usaha menunggu iktikad baik kamu,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Tantri juga menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga pelaku.

Ia mengingatkan bahwa selain dirinya, ada banyak orang lain yang juga mengalami kerugian besar akibat tindakan sang pelaku.

“Aku kepikiran 3 anak kamu, tapi kalau dipikir-pikir, kamu juga enggak mikiri nasib korban yang harus taruh tabungannya untuk biaya pengobatan kanker,” tambahnya dengan nada penuh empati.

Tindakan penipuan seperti ini mencerminkan betapa rentannya seseorang ketika mempercayai orang terdekat.

Kasus ini juga membuka mata banyak orang mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap setiap transaksi atau kesepakatan yang melibatkan uang dalam jumlah besar.

Penipuan tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga bisa mempengaruhi stabilitas emosional para korban.

Perlu dicatat bahwa dalam dunia hiburan dan industri kreatif lainnya, kasus penipuan semacam ini tidak jarang terjadi.

Dengan adanya popularitas dan pengaruh yang dimiliki oleh publik figur seperti Tantri Kotak, pengumuman mengenai kasus ini diharapkan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat akan pentingnya verifikasi latar belakang sebelum melakukan kerja sama atau investasi. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Anak Tidak Sekolah Capai 6.986 Anak

Dindik Banjarnegara Catat 6.986 Anak Tidak Sekolah, Punggelan Memimpin Angka ATS