BANYUMASEKSPRES.ID, TIMNAS voli putri Indonesia sukses menaklukkan tim Mongolia dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-21, 25-23) pada pertandingan lanjutan AVC Nations Cup 2025 yang berlangsung di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Rabu (12/6).
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi tim voli putri Indonesia di turnamen tersebut, setelah mengalami tiga kekalahan berturut-turut di Grup B.
Setelah kalah dari Iran dengan skor 2-3, Filipina dengan 1-3, dan Kazakhstan dengan 0-3, kemenangan ini memberikan suntikan semangat baru bagi tim Garuda.
Pada set pertama, di bawah arahan pelatih Octavian, tim Indonesia sempat tertinggal di awal, namun mampu membalikkan keadaan menjadi 6-5. Setelah skor imbang 9-9, Caca Devega dan rekan-rekannya meningkatkan intensitas permainan, meninggalkan Mongolia dengan skor 13-11.
Indonesia berhasil menjaga keunggulan hingga menutup set pertama dengan kemenangan 25-18.
Memasuki set kedua, Indonesia tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali memimpin. Dari skor 3-2, keunggulan diperlebar menjadi 8-6, 15-12, hingga 19-14. Meskipun Mongolia berusaha keras mengejar, keunggulan Indonesia sudah tidak terkejar lagi, dan set ini berakhir dengan skor 25-21.
Pada set ketiga, Indonesia kembali menunjukkan dominasinya dengan memimpin 10-7 dan kemudian 20-17. Namun, pemain Mongolia tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 21-21 melalui serangkaian poin berturut-turut.
Sebuah spike keras dari Shella Bernadetha menjadi kunci untuk mematahkan momentum kebangkitan Mongolia, membawa Indonesia kembali unggul. Meskipun Mongolia terus memberikan perlawanan sengit, hingga skor kembali imbang 22-22 dan 23-23, akhirnya sebuah aksi monster blok dari pemain Indonesia menggagalkan serangan Mongolia, menutup set ketiga dengan kemenangan 25-23.
Berkat kemenangan ini, posisi Indonesia naik ke peringkat keempat di klasemen Grup B AVC Nations Cup 2025. Masih ada satu pertandingan tersisa bagi Indonesia melawan Selandia Baru yang dijadwalkan berlangsung esok hari, Kamis. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi tim Garuda setelah serangkaian kekalahan di babak penyisihan grup sebelumnya.
“Tadi sudah lebih berani main variasi. Modal receive dan defend juga bagus. Secara permainan lebih meningkat dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya,” ungkap Manajer Timnas Indonesia, Loudry Maspaitella, seperti dikutip dari rilis PBV. (*stch)
















