BANYUMASEKSPRES.ID, Belgia memastikan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal pada laga babak 32 besar.
Pertandingan berlangsung penuh ketegangan karena Belgia mampu melakukan comeback setelah sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui penalti pada masa injury time babak tambahan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Senegal yang kembali gagal melangkah melewati fase gugur pertama Piala Dunia.
Catatan tersebut mengulang pencapaian mereka pada edisi Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika langkah mereka juga terhenti di babak 16 besar.
Sejak awal pertandingan, Senegal tampil percaya diri dan mampu mendominasi permainan.
Tim asal Afrika itu berhasil membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui gelandang Habib Diarra.
Gol tersebut tercipta setelah Diarra memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Ismaila Sarr yang gagal diamankan dengan sempurna oleh lini pertahanan Belgia.
Keunggulan Senegal semakin bertambah pada awal babak kedua. Tepat enam menit setelah turun minum, Ismaila Sarr mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan voli yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Belgia.
Gol tersebut membuat Senegal unggul 2-0 dan berada di atas angin untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Namun Belgia menunjukkan mentalitas luar biasa. Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, mereka mulai meningkatkan intensitas serangan.
Hasilnya terlihat pada menit ke-86 saat Romelu Lukaku berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 sehingga membuka harapan bagi tim berjuluk Setan Merah itu.
Hanya berselang tiga menit, Belgia kembali mencetak gol penyama kedudukan.
Kesalahan fatal yang dilakukan kiper Senegal, Mory Diaw, berhasil dimanfaatkan Youri Tielemans untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Kedudukan imbang bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Pada extra time, kedua tim sama-sama berusaha mencetak gol kemenangan.
Senegal beberapa kali mencoba mengancam lewat serangan balik cepat, sementara Belgia lebih banyak menguasai penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan.
Drama terjadi pada menit ke-120+5 ketika wasit menghentikan pertandingan untuk meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).
Setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Belgia karena Lamine Camara dianggap melakukan pelanggaran terhadap Youri Tielemans di dalam kotak terlarang.
Tielemans yang maju sebagai eksekutor tampil tenang. Gelandang Belgia itu sukses menaklukkan penjaga gawang Senegal sekaligus memastikan kemenangan 3-2 untuk timnya.
Gol tersebut juga menjadi gol keduanya pada pertandingan tersebut dan mengukuhkan dirinya sebagai pahlawan kemenangan Belgia.
Senegal masih memiliki sedikit waktu untuk menyamakan kedudukan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga Belgia berhak melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Usai pertandingan, Habib Diarra mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diterima timnya.
Menurutnya, Senegal sebenarnya tampil sangat baik pada babak pertama, tetapi kehilangan konsentrasi di saat-saat krusial sehingga gagal mempertahankan keunggulan.
“Kami kecewa. Kami memiliki babak pertama yang bagus, tapi itu tidak cukup. Sebuah pertandingan berlangsung 90 menit, dan hasil ini membuat kami hancur,” ujar Diarra seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain bertanggung jawab atas kekalahan tersebut dan tidak ingin menyalahkan individu tertentu.
“Teramat sangat berat. Ketika berada di atas lapangan, Anda harus menyerahkan seluruh kemampuan, dan kami tidak melakukannya. Kami tidak bisa menyalahkan siapa pun,” katanya.
Kemenangan dramatis ini membawa Belgia melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan penuh kepercayaan diri.
Sementara itu, Senegal harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat meski sempat memperlihatkan permainan yang menjanjikan.
Pada pertandingan berikutnya, Belgia akan menghadapi pemenang laga antara tuan rumah Amerika Serikat melawan Bosnia dan Herzegovina.
Dengan performa comeback yang ditunjukkan saat menghadapi Senegal, Belgia dipastikan menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan menuju gelar juara Piala Dunia 2026. (*/stch/dda)














