BANYUMASEKSPRES.ID, Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada tahun 2025 untuk mendukung kesejahteraan pekerja dan buruh yang memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025.
Program BSU bertujuan membantu pekerja terdampak ekonomi dengan memberikan subsidi langsung yang ditransfer ke rekening masing-masing penerima.
Penyaluran BSU 2025 dilakukan berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja yang ingin memastikan apakah dirinya termasuk penerima bantuan ini bisa melakukan pengecekan status BSU secara daring melalui laman resmi yang disediakan.
Namun, tidak sedikit pekerja yang mengalami kebingungan karena saat mengecek status subsidi upah, mereka tidak menemukan pembaruan atau opsi untuk memperbarui informasi rekening bank.
Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi mereka yang ingin memastikan pencairan dana berjalan lancar.
Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun, memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa sebagian status calon penerima BSU 2025 memang belum menampilkan opsi pembaruan nomor rekening, karena proses masih dalam tahap awal verifikasi.
“Data Anda saat ini masih dalam proses verifikasi dan validasi BSU. Silakan cek secara berkala untuk mendapatkan pembaruan status Anda,” ujar Oni.
Ia menambahkan bahwa proses verifikasi dan validasi yang sedang berjalan dilakukan oleh dua pihak, yakni BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Data peserta diverifikasi agar sesuai dengan kriteria penerima bantuan yang tertuang dalam Permenaker 5 Tahun 2025.
“Saat ini proses verifikasi dan validasi data peserta BPJS Ketenagakerjaan yang akan menjadi calon penerima BSU sesuai kriteria pada Permenaker 5/2025 masih terus berjalan,” ungkap Oni, pada Rabu, 11 Juni 2025.
Oni juga mengimbau seluruh pekerja dan buruh yang merasa memenuhi persyaratan sebagai penerima subsidi gaji 2025 agar rutin memeriksa status mereka secara online. Hal ini penting untuk mengantisipasi jika ada pembaruan data yang perlu dilakukan agar tidak terjadi kendala pada saat pencairan dana.
Untuk memastikan bahwa dana BSU dapat diterima tepat waktu, peserta perlu melakukan pengecekan dan pembaruan rekening melalui laman resmi BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025.
Proses ini sangat penting agar penyaluran dana bisa dilakukan tanpa hambatan, terutama jika terjadi perubahan pada data rekening.

Cara melakukan pengecekan cukup mudah. Pertama, akses laman resmi BSU BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, masukkan data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap sesuai dengan KTP, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor ponsel aktif, serta alamat email.
Setelah semua data dimasukkan dengan benar, klik tombol “Lanjutkan”. Sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan serta kelayakan untuk menerima BSU tahun ini.
Jika sistem mendeteksi adanya data yang belum valid atau perlu diperbarui, peserta akan diarahkan untuk melakukan update informasi rekening.
Data yang harus dilengkapi mencakup nama bank, nomor rekening, dan nama pemilik rekening yang wajib sesuai dengan identitas di KTP.
Pastikan seluruh informasi yang diinput adalah akurat dan terkini. Hal ini sangat krusial agar proses pencairan tidak mengalami kendala teknis, terutama saat sistem mencocokkan data dengan data kependudukan serta rekening yang aktif.
Sebagai informasi tambahan, dana BSU akan disalurkan oleh bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Proses penyaluran dilakukan melalui mekanisme pemindahbukuan langsung ke rekening penerima yang telah terverifikasi.
Langkah-langkah ini disusun untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak, sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan data atau keterlambatan pencairan akibat kesalahan administrasi.
Dengan mengikuti prosedur pengecekan dan pembaruan informasi secara berkala, pekerja dapat meningkatkan peluang untuk menerima BSU 2025 secara lancar dan tepat waktu.
Apabila belum mendapatkan notifikasi update rekening, disarankan untuk tetap memantau status melalui situs resmi, karena proses verifikasi masih berlangsung secara bertahap.
Pencairan BSU 2025 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi nasional melalui skema subsidi gaji langsung. (fam)
















