Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Wisata Pinang Bayam Banjarnegara Jadi Favorit Keluarga, Pengunjung Tembus 1.500 Orang per Pekan

Keceriaan Anak Anak di Wahana Mandi BusaKeceriaan Anak Anak di Wahana Mandi Busa
BAHAGIA: Sejumlah pengunjung saat menikmati sensasi hujan busa di kolam renang Pinang Bayam Desa Karangjambe Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Gelak tawa dan jeritan kegembiraan anak-anak mengisi udara di sekitar kolam mandi busa di objek wisata Pinang Bayam, Desa Karangjambe, Kecamatan Wanadadi.

Setiap akhir pekan, kolam renang tematik ini dipenuhi oleh ratusan pengunjung yang kebanyakan terdiri dari keluarga yang datang bersama anak-anak mereka.

Lonjakan jumlah pengunjung paling terasa ketika busa mulai dialirkan ke kolam, menarik perhatian anak-anak untuk segera bergegas menikmati keseruannya.

Sementara itu, orang tua mereka lebih memilih untuk berteduh di gazebo yang nyaman mengelilingi kolam tersebut.

Kepala Desa Karangjambe, Sujadmiko, mengungkapkan bahwa Pinang Bayam dikembangkan dengan konsep sederhana namun menyenangkan sebagai destinasi wisata keluarga yang terjangkau.

Pengelolaan objek wisata ini diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar manfaat ekonominya dapat kembali dinikmati oleh masyarakat setempat.

“Wahana mandi busa kami jadwalkan rutin setiap akhir pekan dengan tiga hingga empat sesi dalam sehari, dimulai dari pagi hingga sore,” kata Sujadmiko pada Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, strategi ini terbukti efektif dalam menarik minat pengunjung ke Pinang Bayam.

Dalam satu minggu saja, rata-rata jumlah wisatawan yang datang mencapai 1.000 hingga 1.500 orang. Jumlah tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan desa.

“Pendapatan kotor per bulan berkisar antara Rp 40 juta hingga Rp 45 juta. Selain meningkatkan kas desa, wisata ini juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,” jelas Sujadmiko.

Pinang Bayam mematok harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per orang.

Harga yang ramah di kantong ini menjadikannya pilihan tepat bagi wisata keluarga yang ingin berlibur tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Lokasinya yang strategis dekat jalan utama dan mudah diakses dari berbagai arah menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Tidak hanya warga Banjarnegara saja yang tertarik mengunjungi tempat ini, tetapi juga para pelancong dari luar daerah seperti Kebumen, Purwokerto, Semarang, hingga Jakarta rutin mendatangi Pinang Bayam terutama saat libur panjang dan akhir pekan.

Salah satu pengunjung bernama Eni mengaku memilih Pinang Bayam sebagai tujuan liburan singkat bersama keluarganya karena alasan kenyamanan dan keseruan yang ditawarkan.

“Tiketnya murah, tempatnya nyaman dan anak-anak paling senang kalau sudah ada busanya. Enggak perlu jauh-jauh cari wisata,” ungkap Eni.

Destinasi wisata seperti Pinang Bayam tidak hanya menjadi tempat rekreasi namun juga memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian lokal dan menciptakan peluang pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar Desa Karangjambe.

Dengan adanya BUMDes sebagai pengelola, keuntungan dari operasi wisata ini bisa langsung dirasakan oleh warga desa sehingga mampu memperbaiki taraf hidup mereka secara keseluruhan.

Keberhasilan Pinang Bayam dalam menarik pengunjung sejatinya dapat dijadikan contoh inspiratif bagi desa-desa lain untuk mengoptimalkan potensi lokal mereka masing-masing menjadi destinasi wisata unggulan. (jud/dda)

Berita Sebelumnya
Jika status BPJS PBI dinyatakan nonaktif, terdapat beberapa jalur reaktivasi yang dapat dipilih sesuai kondisi ekonomi dan status pekerjaan masing-masing peserta.

BPJS Kesehatan Nonaktif? Ini Penyebab dan Cara Mengaktifkan Kembali

Berita Selanjutnya
Kemensos Buka Pendaftaran PPPK Sekolah Rakyat 2025 untuk 3.003 Formasi di 5 Jabatan Tenaga Kependidikan

Jadwal dan Tahapan Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026, Siapkan Berkas Lamaran Sekarang