Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

106 Ribu Kendaraan Masuk Purbalingga Saat Mudik Lebaran 2026

106 Ribu Kendaraan Masuk Selama Mudik Balik106 Ribu Kendaraan Masuk Selama Mudik Balik
LANCAR: Suasana arus mudik dan balik di Kabupaten Purbalingga

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, tercatat sebanyak 106.619 kendaraan memasuki Kabupaten Purbalingga.

Lonjakan signifikan ini terjadi dalam periode antara 18 hingga 25 Maret 2026. Dari total kendaraan yang tercatat, sepeda motor mendominasi dengan jumlah mencapai 67.315 unit.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah mobil yang hanya mencapai 34.695, sementara bus dan truk masing-masing berjumlah 2.122 dan 2.487 unit.

Data ini mencerminkan tingginya preferensi masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi ketimbang angkutan umum dalam perjalanan mudik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Purbalingga, Sutrisno, menjelaskan bahwa pencatatan jumlah kendaraan dilakukan di jalur utama dari arah Tol Pemalang.

Pemantauan dilakukan secara rutin setiap hari selama periode mudik dan balik Lebaran untuk memperoleh data yang akurat mengenai volume kendaraan yang masuk ke daerah tersebut.

“Setiap hari, mulai tanggal 18 Maret hingga tanggal 25 Maret 2026, kami mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke Kabupaten Purbalingga dari arah Tol Pemalang,” ungkap Sutrisno dalam pernyataannya pada hari Senin, 6 April 2026.

Tiga momen puncak arus kendaraan dapat dicatat selama periode tersebut, yakni H-2, H+1, dan H+2 Lebaran.

Pada H-2 atau tepatnya pada tanggal 19 Maret 2026, tercatat ada sebanyak 17.701 kendaraan yang memasuki Kabupaten Purbalingga.

Kemudian pada H+1 atau tanggal 22 Maret 2026, angka tersebut meningkat menjadi 18.526 kendaraan.

Sementara itu, pada H+2 atau tanggal 23 Maret 2026, terdapat sejumlah 16.705 kendaraan yang tercatat melintas.

Walaupun volume kendaraan yang tinggi menciptakan potensi kemacetan di jalur-jalur tertentu, Dinhub Purbalingga menyatakan bahwa tidak terjadi kemacetan parah maupun antrean panjang di jalur masuk menuju Purbalingga selama periode tersebut.

“Kami bersyukur bahwa arus mudik dan balik di Kabupaten Purbalingga berjalan lancar tanpa ada kejadian luar biasa,” tambah Sutrisno dengan nada optimis.

Kondisi lalu lintas yang lancar ini menunjukkan keberhasilan pengelolaan arus mudik oleh pihak terkait serta kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

Dengan tingginya jumlah kendaraan pribadi yang digunakan oleh pemudik, diharapkan masyarakat tetap menjaga keselamatan berkendara serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan.

Berdasarkan data yang ada, terlihat bahwa sepeda motor masih menjadi pilihan utama bagi banyak pemudik di wilayah Purbalingga dan sekitarnya.

Hal ini bisa jadi disebabkan oleh faktor fleksibilitas dan kemudahan dalam bermobilitas yang ditawarkan oleh penggunaan sepeda motor dibandingkan dengan mobil pribadi maupun angkutan umum lainnya.

Selain itu, efektivitas pengelolaan lalu lintas selama periode mudik ini juga memberikan gambaran positif mengenai kesiapan infrastruktur jalan serta fasilitas pendukung lainnya di Kabupaten Purbalingga.

Keberadaan pos-pos pemantauan serta koordinasi antar instansi terkait menjadi faktor kunci dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik.

Masyarakat juga menunjukkan partisipasi aktif dalam menjaga ketertiban berlalu lintas dengan mematuhi aturan-aturan yang ada serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Ini merupakan langkah positif dalam membangun budaya keselamatan berkendara di masyarakat.

Sutrisno menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi di masa mendatang.

Dinhub juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait pengalaman mereka selama perjalanan mudik sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk peningkatan pelayanan ke depan.

Dengan catatan baik selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, harapannya adalah bahwa tren positif ini dapat dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman bagi para pemudik. (tya/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Insiden Keracunan MBG Duren Sawit

BGN Evaluasi Program MBG Usai Insiden Keracunan di Duren Sawit

Berita Selanjutnya
Aprilia Tak Lagi Mau Disebut 'Underdog' MotoGP

Performa RS-GP Melejit, Aprilia Kini Jadi Penantang Serius MotoGP