BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025 kembali digelar di ICE BSD, Tangerang, Banten. Acara yang berlangsung dari 24 hingga 28 September ini menampilkan 14 merek kendaraan roda dua, baik anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) maupun bukan.
Beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha, Suzuki, TVS, Alva, dan Royal Enfield turut ambil bagian dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia ini.
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, secara resmi membuka IMOS 2025 dengan penuh optimisme. Ia menyatakan bahwa acara ini diharapkan dapat menjadi pendorong signifikan bagi peningkatan penjualan sepeda motor di tingkat nasional.
“Ada harapan bagi industri otomotif, terutama roda dua, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pembukaan.
Dalam periode Januari hingga Agustus 2025, sektor otomotif roda dua telah menunjukkan kontribusi yang cukup menggembirakan dengan penjualan mencapai 4,2 juta unit.
Angka ini menunjukkan potensi besar dari industri otomotif dalam mendukung ekonomi nasional.
“Sementara ekspornya mencapai sekitar 366.000 unit CBU (completely built up) pada periode tersebut,” tambah Faisol Riza.
Peningkatan ekspor sebesar 5,2 persen secara year on year ini menjadi bukti nyata dari daya saing produk lokal di pasar internasional.
Meski demikian, Faisol tak menampik adanya berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh industri otomotif roda dua saat ini.
Situasi geopolitik yang tidak menentu, kenaikan harga bahan baku global, disrupsi rantai pasok, serta fluktuasi nilai tukar mata uang asing merupakan beberapa isu utama yang harus dikelola dengan baik oleh para pelaku usaha.
Ketua Umum AISI, Johannes Loman, juga mengungkapkan optimismenya terhadap potensi pasar sepeda motor nasional. Dalam IMOS 2025 ini, AISI berupaya menggairahkan pasar dengan menghadirkan berbagai teknologi baru dari para pelaku industri.
“AISI kembali menggelar IMOS 2025. Pameran ini akan menghadirkan beragam inovasi terbaru dari industri sepeda motor,” tegasnya.
Menurut Loman, sepeda motor masih menjadi kebutuhan pokok bagi banyak masyarakat Indonesia sebagai alat transportasi pribadi.
Hal tersebut menjadikan pasar sepeda motor baru tetap potensial dan menarik bagi produsen untuk terus berinovasi dan menawarkan produk yang mampu menjawab kebutuhan konsumen saat ini.
Pameran kali ini dianggap sebagai momentum penting bagi produsen untuk memunculkan inovasi baru dan menghadirkan produk-produk unggulan mereka ke hadapan publik.
Tak hanya menawarkan teknologi terkini dan desain futuristik, pameran juga menjadi ajang bagi para produsen untuk membangun hubungan lebih dekat dengan konsumen serta mendengarkan secara langsung umpan balik dari pengguna kendaraan roda dua.
Loman juga menekankan pentingnya bagi para anggota asosiasi untuk terus mengikuti perkembangan transportasi global yang semakin dinamis. Hal ini diperlukan agar industri sepeda motor Indonesia tidak tertinggal dan tetap dapat bersaing di panggung internasional.
Selain itu, IMOS 2025 juga berfungsi sebagai platform edukasi bagi masyarakat luas mengenai perkembangan teknologi otomotif terbaru dan pentingnya penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan kendaraan yang lebih efisien energi dan rendah emisi guna menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang tinggi antara pemerintah dan pelaku industri otomotif, IMOS 2025 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan baru industri sepeda motor nasional menuju masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.
Sebagai penutup acara pembukaan tersebut, Faisol Riza menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelaku usaha otomotif roda dua atas kontribusi optimal mereka terhadap pertumbuhan ekonomi negeri ini meski di tengah berbagai tantangan global yang ada saat ini.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus bergerak maju bersama demi kemajuan bangsa,” ujar Faisol Riza seraya memberikan semangat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam industri otomotif tanah air. (*stch)
















