BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Sebanyak 320 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen secara resmi memasuki masa pensiun mulai 1 Januari hingga 1 Juni 2025.
Acara penghargaan tersebut diselenggarakan di Pendopo Kabumian pada Kamis (12/6). Keempat ASN yang mendapat penghormatan anumerta ini berasal dari beberapa institusi pendidikan.
Mereka adalah pegawai dari SDN 1 Candi di Kecamatan Karanganyar, SDN 2 Tangerang di Kecamatan Sruweng, Kecamatan Padureso, serta seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari SDN Wonotirto Kecamatan Karanggayam.
“Terima kasih atas jasa, pengabdian, dedikasi, dan karya yang telah diberikan selama ini,” tuturnya dengan penuh rasa hormat.
Bupati Lilis juga mengajak para purna tugas untuk tetap aktif dan terus berkarya meskipun telah memasuki masa pensiun.
Kepada keluarga ASN yang wafat dalam tugas, Bupati Lilis menyampaikan rasa duka dan penghormatan mendalam.
“Kami juga menyampaikan rasa duka cita sekaligus rasa hormat kepada keluarga ASN yang meninggal dalam tugas. Semoga segala amal baik almarhum-almarhumah diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya dengan penuh empati.
Pada acara yang khidmat ini, hadir pula sejumlah pejabat penting.
Kehadiran mereka semakin menambah kesakralan acara ini. Dalam acara tersebut, dijelaskan juga rincian jumlah ASN yang pensiun.
Sebanyak 29 orang pensiun pada TMT 1 Januari, 53 orang pada TMT 1 Februari, 52 orang pada TMT 1 Maret, 45 orang pada TMT 1 April, 75 orang pada TMT 1 Mei, dan 66 orang pada TMT 1 Juni 2025.
Masa pensiun adalah fase yang sangat berarti bagi setiap ASN. Mereka yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan publik, kini mendapatkan kesempatan untuk menikmati hasil jerih payah mereka.
Bagi banyak orang, memasuki masa pensiun mungkin terasa seperti akhir dari sebuah perjalanan.
Pesan ini penting untuk mengingatkan bahwa pensiun bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan.
Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini menunjukkan betapa apresiasi dan penghargaan terhadap para ASN sangatlah penting.
Dengan adanya pemberian santunan dan SK pensiun anumerta, diharapkan bahwa keluarga yang ditinggalkan dapat merasakan bahwa pengorbanan orang tercinta mereka tidak sia-sia.
Dengan demikian, diharapkan semangat pengabdian terus menyala dan menginspirasi para ASN yang masih aktif untuk terus berkarya demi kemajuan masyarakat. (mam/stch)
















