Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

4 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Ganggu Fungsi Ginjal, Sebaiknya Mulai Dihindari

Kesehatan Ginjal,Kesehatan Ginjal,
Menjaga pola hidup sehat sejak pagi dapat membantu mempertahankan fungsi ginjal tetap optimal.

BANYUMASEKSPRES.ID, Kebiasaan setelah bangun tidur ternyata dapat berpengaruh terhadap kesehatan ginjal jika dilakukan terus-menerus tanpa memperhatikan kondisi tubuh.

Ginjal berfungsi menyaring limbah dari darah, menjaga keseimbangan cairan dan mineral, serta membantu mengatur tekanan darah. Karena itu, menjaga kesehatan ginjal perlu dimulai dari rutinitas sederhana setiap hari.

1. Tidak Memenuhi Kebutuhan Cairan

Tidak segera memenuhi kebutuhan cairan setelah bangun tidur menjadi salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan. Tubuh tidak mendapatkan asupan selama tidur sehingga kebutuhan cairan perlu kembali dipenuhi secara bertahap.

Cairan membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi, termasuk mendukung proses penyaringan limbah oleh ginjal. Dehidrasi berat dapat mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan risiko masalah seperti batu ginjal.

Meski demikian, kebutuhan cairan setiap orang tidak sama. Faktor usia, aktivitas, cuaca, kondisi kesehatan, hingga adanya muntah atau diare dapat memengaruhi kebutuhan tersebut.

Orang dengan penyakit ginjal tertentu bahkan mungkin perlu membatasi jumlah cairan. Karena itu, penderita penyakit ginjal sebaiknya mengikuti anjuran dokter mengenai kebutuhan minum hariannya.

2. Sarapan dengan Makanan Tinggi Garam

Sarapan dengan makanan tinggi garam juga sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan. Makanan kemasan, mi instan, daging olahan, makanan cepat saji, serta saus tertentu dapat mengandung natrium cukup tinggi.

Asupan natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi sendiri merupakan salah satu kondisi yang dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

Karena itu, pilih makanan segar dan kurangi penggunaan garam tambahan saat menyiapkan sarapan. Membaca label kandungan natrium pada makanan kemasan juga penting untuk membantu mengontrol asupan harian.

Buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan sumber protein yang tidak terlalu tinggi garam dapat menjadi pilihan sarapan yang lebih sehat. Pola makan sehat juga membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

3. Terlalu Sering Mengandalkan Minuman Manis

Minuman energi dan minuman manis sering dipilih pada pagi hari karena dianggap mampu memberikan energi secara cepat. Namun, konsumsi berlebihan sebaiknya dihindari, terutama jika minuman tersebut menggantikan air putih dan makanan bergizi.

Kadar gula yang tinggi dapat berkontribusi terhadap masalah kesehatan seperti diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang. Diabetes merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit ginjal kronis.

Minuman berkafein juga tidak otomatis berbahaya bagi ginjal. Hal yang lebih penting adalah memperhatikan jumlah, kandungan gula, serta pola konsumsi secara keseluruhan.

Air putih tetap dapat menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan. Sementara itu, konsumsi minuman manis dan minuman energi sebaiknya dibatasi.

4. Sembarangan Minum Obat Pereda Nyeri

Kebiasaan mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa memperhatikan kondisi tubuh juga perlu diwaspadai. Beberapa obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID, seperti ibuprofen dan naproksen, dapat mengganggu ginjal pada kondisi tertentu.

Risikonya dapat meningkat ketika obat tersebut digunakan dalam jangka panjang atau dikonsumsi saat tubuh mengalami dehidrasi. NIDDK menyebut NSAID dapat menyebabkan cedera ginjal akut terutama ketika seseorang sedang kekurangan cairan atau memiliki tekanan darah rendah.

Risiko juga lebih perlu diperhatikan pada orang yang memiliki penyakit ginjal, diabetes, atau tekanan darah tinggi. Karena itu, penggunaan obat pereda nyeri sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter atau apoteker jika dilakukan secara rutin.

Penyakit ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala jelas pada tahap awal. Pemeriksaan kesehatan menjadi penting, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau riwayat keluarga gagal ginjal.

Menjaga fungsi ginjal tidak hanya dilakukan dengan menghindari kebiasaan tertentu pada pagi hari. Mengontrol tekanan darah dan gula darah, mengurangi garam, menjaga berat badan, aktif bergerak, tidur cukup, serta menggunakan obat sesuai petunjuk juga penting. (mdr)

Berita Sebelumnya
Poltek SSN

Poltek SSN 2026 Tanpa Sertifikat UTBK, Cek Syarat dan Tahapan Seleksinya

Berita Selanjutnya
Registrasi Kartu SIM

NIK dan KK Tak Bisa Dipakai Daftar Kartu Seluler Baru, Apa Penggantinya?