Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Niat Beri Uang Saku Cucunya, Perempuan Tewas Tertemper Kereta di Kroya

Niat Beri Uang Saku Cucunya, Tertemper LokomotifNiat Beri Uang Saku Cucunya, Tertemper Lokomotif
EVAKUASI : Petugas Polsek Kroya dan tim medis saat mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Seorang perempuan berusia 56 tahun meninggal dunia setelah tertemper lokomotif kereta api saat menyeberangi rel di Desa Bajing Kulon, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Senin (27/7) sore.

Korban diduga kembali menyeberangi rel untuk memberikan uang saku kepada cucunya setelah sebelumnya berpamitan dari rumah kerabat.

Korban diketahui berinisial D (56), warga Desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas.

Akibat benturan keras dengan lokomotif yang melintas, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Kroya AKP Iwan Efendi menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi korban bersama anggota keluarganya baru saja selesai bersilaturahmi ke rumah saudara di Desa Bajing Kulon yang berada di sisi utara rel kereta api.

Setelah berpamitan, korban bersama keluarga menyeberangi rel menuju kendaraan yang diparkir di sisi selatan jalur kereta.

Namun, ketika telah sampai di mobil, korban memutuskan kembali menuju rumah saudaranya untuk memberikan uang saku kepada cucunya.

“Pada saat korban kembali menyeberang rel, dari arah Maos menuju Kroya melintas lokomotif. Sehingga korban tertemper dan terpental kurang lebih 15 meter dari titik benturan,” kata AKP Iwan Efendi, Selasa (28/7).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi karena korban menyeberang di lokasi yang bukan merupakan perlintasan resmi.

Selain itu, korban diduga tidak menyadari adanya kereta api yang melaju dari arah Maos menuju Kroya.

“Diduga korban kurang berhati-hati saat menyeberang rel, dan tidak mengetahui ada kereta yang melintas sehingga terjadi kecelakaan,” lanjutnya.

Benturan dengan lokomotif mengakibatkan korban mengalami luka yang sangat serius di berbagai bagian tubuh.

Korban mengalami tulang tengkorak bagian atas hancur, bahu kanan patah, kaki kiri patah, jari tangan kiri patah, serta patah pada bagian paha dan betis kaki kanan.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, personel Polsek Kroya bersama tim medis dari RS PKU Aghisna Medika Kroya segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi guna mengetahui kronologi peristiwa secara lengkap.

Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, petugas mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas AKP Iwan Efendi.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi jalur kereta api.

Warga diimbau menggunakan perlintasan resmi serta memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum menyeberang guna menghindari kecelakaan serupa. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Panitia Pastikan Tanggung Biaya Korban

Panitia Drift Speed Fest Purwokerto Tanggung Seluruh Biaya Korban Tribun Ambruk

Berita Selanjutnya
Empat WNI Disandera Somalia, Nilai Tebusan Capai Rp 180 M

Pembebasan 4 WNI Disandera Perompak Somalia Terkendala, Tebusan Dikabarkan Capai US$10 Juta