Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

584 RTLH di Temanggung Akan Diperbaiki, Program Bantuan Rp 20 Juta Per Rumah Diusung Tahun 2025

584 rtlh akan diperbaiki584 rtlh akan diperbaiki
Sejumlah rumah warga calon penerima bantuan RTLH di Desa Kalimiru Kecamatan Bayan telah dibangun.

BANYUMASEKSPRES.ID, TEMANGGUNG – Di Kabupaten Temanggung, sebanyak 584 rumah dari total delapan ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan mengalami perbaikan.

Setiap rumah yang terpilih dalam program ini akan menerima bantuan sebesar Rp 20 juta pada tahun 2025. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Wirawan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan dialokasikan untuk tiga komponen utama.

Sebesar Rp 18 juta akan digunakan untuk kebutuhan fisik bangunan, Rp 1,8 juta ditujukan untuk ongkos tukang, dan Rp 200 ribu disediakan untuk konsumsi tukang selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami berharap adanya gotong royong dari masyarakat sekitar penerima bantuan agar hasilnya lebih maksimal,” kata Wirawan pada hari Selasa (21/7).

Ia menegaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan yang ketat berdasarkan kondisi rumah dan kemampuan ekonomi keluarga.

Setiap rumah hanya diperbolehkan menerima bantuan dari satu sumber saja guna menghindari tumpang tindih dengan program bantuan sejenis lainnya.

“Verifikasi dilakukan dengan ketat agar semua RTLH berkesempatan memperoleh giliran bantuan,” tegas Wirawan.

Selain sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan Provinsi, program ini juga mendapatkan dukungan dari pihak ketiga.

Tahun ini, Baznas turut memberikan bantuan yang menyasar lima rumah, sementara Djarum Foundation mendukung renovasi untuk 15 rumah lainnya.

“Djarum Foundation memberikan bantuan penuh berupa renovasi rumah tipe 33 yang mencakup dua kamar tidur, satu kamar mandi, serta ruang tamu. Semua biaya ditanggung oleh pihak foundation,” jelas Wirawan lebih lanjut.

Program ini menyasar warga di Desa Gelapansari Kecamatan Parakan dan Desa Bonjor Kecamatan Tretep. Harapannya dengan adanya program ini, jumlah RTLH di Temanggung dapat terus berkurang secara bertahap.

Wirawan berharap bahwa anggaran bantuan RTLH bisa terus ditingkatkan ke depannya. Dengan demikian, semakin banyak rumah tidak layak huni yang dapat diperbaiki sehingga warga dapat tinggal di tempat yang lebih layak.

“Kalau tempat tinggalnya sudah layak, masyarakat bisa lebih fokus memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya,” pungkas Wirawan dengan optimis.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk mewujudkan lingkungan pemukiman yang lebih baik bagi masyarakat Temanggung.

Keseluruhan inisiatif ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan fasilitas dasar seperti hunian yang layak.

Dengan peningkatan kualitas hunian diharapkan juga dapat mendorong perbaikan kondisi sosial ekonomi warga setempat secara menyeluruh.

Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, Temanggung berkomitmen untuk terus meningkatkan taraf hidup warganya sekaligus membangun komunitas yang lebih solid serta sejahtera secara berkelanjutan. Dukungan berbagai pihak menjadi kunci suksesnya pelaksanaan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni ini di masa mendatang. (*stch)

Berita Sebelumnya
Pencairan bantuan sosial lewat kks

Pencairan Bantuan Sosial Lewat KKS Tahap 2 Dimulai Agustus 2025, Ini Jadwalnya

Berita Selanjutnya
Raih omset ratusan juta, bangun inspirasi kawula muda

Kisah Pemuda asal Kebumen Raih Omset Ratusan Juta Bertani Melon Premium, Bangun Inspirasi Generasi Muda