Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Kreatif! 999 Anak TK di Banjarnegara Bikin Batik Ecoprint dari Daun dan Bunga
Adhisty Zara Akui Jadi Lebih Sensitif Karna Sedang Hamil Besar

Adhisty Zara Akui Jadi Lebih Sensitif Karna Sedang Hamil Besar

Hamil Besar, Jadi Lebih SensitifHamil Besar, Jadi Lebih Sensitif
Adhisty Zara

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Aktris Adhisty Zara tengah menjalani fase baru dalam kehidupannya sebagai calon ibu.

Menjelang kelahiran anak pertamanya bersama Abdullah Tsaqib, Zara mengaku mengalami sejumlah perubahan selama menjalani kehamilan, termasuk pada kondisi emosionalnya.

Kehamilan yang telah memasuki trimester ketiga membuat mantan personel JKT48 tersebut merasa lebih sensitif dibandingkan sebelumnya.

Perubahan suasana hati itu juga dirasakan ketika dirinya menjalani aktivitas pekerjaan, termasuk saat mempromosikan film terbarunya.

Zara mengatakan dirinya sudah mempersiapkan kondisi mental menghadapi berbagai perubahan yang mungkin muncul selama masa kehamilan.

Ia menyadari bahwa perubahan hormon dapat membuat respons emosionalnya menjadi lebih kuat.

“Jujur aku sangat-sangat excited ya untuk film ini, karena aku gak tahu akan jadi seperti apa. Jadi aku sudah mempersiapkan diri, karena pasti lebih sensitif juga kan,” kata Adhisty Zara.

Menurut Zara, sensitivitas yang dirasakannya bukan sesuatu yang sengaja dibuat untuk kebutuhan pekerjaan.

Emosi yang muncul justru terasa datang secara alami dan terkadang cukup sulit dikendalikan.

Memasuki kehamilan trimester ketiga, Zara mengaku lebih mudah tersentuh ketika menghadapi situasi tertentu.

Perasaan haru yang muncul bahkan terkadang membutuhkan waktu untuk mereda.

Alih-alih berusaha menahan atau memaksakan emosinya agar segera kembali normal, Zara memilih memberikan waktu bagi dirinya sendiri.

Ia membiarkan perasaan tersebut muncul dan kemudian mereda secara alami.

“Terkadang aku kasih waktu saja sih sampai perasaannya habis. Biarkan dia habis dengan sendirinya gitu. Gak dipaksain kita untuk punya perasaan tertentu, tapi datang sendiri gitu, perginya juga sendiri,” jelasnya.

Cara tersebut menjadi salah satu upaya Zara dalam menghadapi perubahan emosional yang dialaminya selama kehamilan.

Kehamilan trimester ketiga menjadi periode yang cukup penting menjelang persalinan.

Pada fase tersebut, perubahan fisik dan emosional dapat membuat aktivitas sehari-hari terasa berbeda.

Bagi Zara, kondisi tersebut juga menjadi pengalaman baru karena dirinya sedang mempersiapkan diri menyambut kelahiran anak pertama.

Meski mengalami perubahan suasana hati, Zara tetap menjalankan aktivitasnya sebagai seorang aktris.

Ia bahkan harus menghadapi berbagai momen emosional ketika menjalani agenda promosi film terbarunya.

Situasi tersebut membuat Zara semakin menyadari bahwa kondisi emosionalnya saat ini memang berbeda dibandingkan sebelum hamil.

Ia tidak menampik bahwa dirinya menjadi lebih mudah tersentuh ketika berhadapan dengan sesuatu yang mengharukan.

Zara menegaskan bahwa perubahan emosional yang dialaminya bukanlah sesuatu yang dibuat-buat demi mendapatkan perhatian.

Respons emosional yang muncul, baik ketika sedang bekerja maupun dalam kehidupan sehari-hari, dirasakan secara spontan.

Ia menggambarkan dirinya kini lebih mudah tersentuh dan terkadang membutuhkan waktu untuk kembali tenang setelah mengalami momen yang menguras emosi.

Kondisi tersebut juga terlihat ketika dirinya mengikuti kegiatan promosi film. Pembahasan mengenai film maupun situasi tertentu dapat memunculkan perasaan haru yang lebih kuat.

Sebagai seorang aktris, Zara tentu terbiasa mengelola emosi ketika berada di depan kamera.

Namun, kehamilan membuat pengalaman tersebut terasa berbeda karena emosi yang muncul bukan bagian dari karakter yang sedang diperankan.

Ia memilih menerima perubahan tersebut tanpa berusaha memaksakan dirinya untuk selalu terlihat tenang.

Sikap tersebut menjadi bagian dari cara Zara menjalani kehamilan dengan lebih sadar terhadap kondisi tubuh dan perasaannya.

Di tengah perubahan emosional tersebut, Zara juga tengah mempersiapkan diri menyambut kelahiran anak pertamanya bersama Abdullah Tsaqib.

Kehamilan menjadi fase baru yang membawa banyak perubahan dalam kehidupan pribadi maupun aktivitasnya di dunia hiburan.

Zara tampaknya berusaha tetap menjalankan pekerjaannya sambil menyesuaikan diri dengan kondisi kehamilan yang semakin besar.

Ia juga semakin memperhatikan perubahan fisik dan emosional yang terjadi menjelang persalinan.

Pengalaman tersebut membuat Zara melihat bahwa menjadi calon ibu bukan hanya berkaitan dengan persiapan menyambut kelahiran bayi, tetapi juga proses memahami perubahan dirinya sendiri.

Salah satu perubahan yang paling ia rasakan adalah meningkatnya sensitivitas terhadap berbagai situasi.

Meski terkadang membuatnya lebih mudah menangis atau terharu, Zara memilih tidak melawan perasaan tersebut. Baginya, emosi dapat datang dan pergi secara alami.

Dengan cara tersebut, Zara berusaha menjalani masa kehamilan dengan lebih tenang sembari tetap menikmati berbagai aktivitas yang sedang dijalaninya.

Bagi publik, perubahan yang dialami Zara juga memperlihatkan sisi lain kehidupan seorang figur publik yang sedang mempersiapkan diri memasuki fase sebagai orang tua.

Kini, selain dikenal melalui aktivitasnya di dunia akting, perhatian Zara juga tertuju pada persiapan menyambut kelahiran buah hati pertamanya.(*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
999 Siswa TK Bikin Karya Ecoprint

Kreatif! 999 Anak TK di Banjarnegara Bikin Batik Ecoprint dari Daun dan Bunga