BANYUMASEKSPRES.ID, Timnas Brasil memastikan langkahnya ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis dengan skor 2-1 atas Jepang pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Houston.
Kemenangan ini tidak hanya penting bagi Selecao, tetapi juga menyisakan tanda tanya di benak para penggemar mengenai keputusan pelatih Carlo Ancelotti untuk tidak menurunkan Neymar hingga detik terakhir pertandingan.
Neymar, penyerang bintang berusia 34 tahun, terlihat beberapa kali melakukan pemanasan di pinggir lapangan.
Kehadirannya di sana memicu harapan tinggi di kalangan suporter Brasil bahwa ia akan segera diturunkan untuk membantu timnya memecah kebuntuan dalam laga yang cukup ketat tersebut.
Namun ironisnya, hingga peluit panjang berbunyi, Neymar tetap berada di bangku cadangan tanpa kesempatan bermain.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Ancelotti menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi yang telah disiapkan sebelumnya.
“Kami memang menunggu momen untuk memainkan Neymar jika pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Sebelumnya saya sudah berbicara dengannya dan rencananya dia akan masuk sekitar menit ke-60 hingga 65,” ungkap Ancelotti.
Namun, rencana ini berubah ketika Casemiro mencetak gol penyeimbang pada menit ke-56.
Gol Casemiro menjadi titik balik bagi Brasil dan membuat mereka mulai menguasai permainan.
Dengan momentum yang mulai berpihak kepada Selecao, Ancelotti memilih untuk mempertahankan komposisi tim yang sudah berjalan baik daripada melakukan pergantian pemain.
Keputusan ini terbukti efektif ketika Gabriel Martinelli berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+6, mengamankan kemenangan bagi Brasil sekaligus menghindari babak tambahan waktu yang bisa saja lebih menegangkan.
Setelah pertandingan, Ancelotti menekankan bahwa kemenangan melawan Jepang bukanlah hasil yang mudah diraih.
Ia memberikan pujian kepada tim lawan yang tampil disiplin dan mampu memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
“Jepang adalah tim yang sangat terorganisasi dan selalu bermain dengan intensitas tinggi. Kemenangan seperti ini sangat penting bagi kami,” katanya dengan nada optimistis.
Kedalaman skuad Brasil menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan mereka dalam membalikkan keadaan di tengah pertandingan yang penuh ketegangan ini.
“Kami memiliki banyak pemain berkualitas, baik yang bermain sejak awal maupun yang berada di bangku cadangan,” tambah Ancelotti, menunjukkan keyakinannya terhadap potensi pemain-pemain muda Brasil yang siap tampil kapan saja diperlukan.
Hasil positif ini membawa Brasil melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan penuh percaya diri.
Kini Selecao menunggu pemenang laga antara Norwegia melawan Pantai Gading untuk mengetahui siapa lawan berikutnya mereka di turnamen bergengsi ini.
Dengan performa solid dan strategi matang dari pelatih Carlo Ancelotti, Brasil menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu tim favorit dalam kompetisi ini. (*/stch/dda)
















