Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Angin Kencang Landa 6 Kecamatan di Kebumen, Puluhan Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon

Angin Kencang Landa 6 KecamatanAngin Kencang Landa 6 Kecamatan
RUSAK: Angin kencang yang terjadi di Kebumen, Sabtu (24/1) membuat sejumlah rumah warga di Kebumen rusak

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kabupaten Kebumen diguncang angin kencang pada Sabtu (25/1), mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan merusak rumah warga di beberapa kecamatan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Kecamatan Adimulyo menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak oleh cuaca ekstrem ini.

BPBD melaporkan bahwa angin kencang telah menyebabkan kerusakan di sedikitnya empat desa di Kecamatan Adimulyo.

Di Desa Tegalsari, sebuah pohon tumbang menimpa atap kamar tidur rumah milik Sugito (72), seorang warga Dukuh Tegalepuyang.

Sementara itu, di Desa Sekarteja, dapur dan kandang kambing milik Yulianto (54) mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon.

Kejadian serupa juga menimpa Desa Caruban, di mana pohon laban tumbang dan menghantam teras rumah Darsih (71).

Di Desa Sidomukti, pohon jati menimpa kandang kayu milik Rido Rahman (40), menyebabkan kerusakan pada bagian atapnya.

Lebih lanjut, angin kencang juga melanda Dukuh Kemasan, Desa Sidomukti sekitar pukul 11.30 WIB.

Pohon mahoni dan popohan tumbang menghantam atap dapur rumah Sugiharto (55).

Pada pukul 14.30 WIB, insiden serupa terjadi di Dukuh Sembir Timur, Desa Sidomukti ketika pohon mahoni roboh dan mengenai garasi mobil milik H. Salaman (63), merusak satu unit kendaraan.

Heri Purwoto, Humas BPBD Kebumen mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam rangkaian kejadian ini.

“Kami telah melakukan penanganan awal bersama warga setempat,” ujarnya.

Heri juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang serta menjaga kondisi pohon di sekitar rumah agar tidak membahayakan saat cuaca buruk.

Di tempat lain, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melaporkan bahwa angin kencang juga menyebabkan kerusakan di sejumlah kecamatan lainnya seperti Bonorowo, Buluspesantren, Sempor, Rowokele, dan Pejagoan.

Di Bonorowo misalnya, pohon mangga roboh menimpa atap dapur salah satu rumah warga.

Di Buluspesantren, sebuah pohon kelapa merusak atap gudang milik BUMDes setempat.

Di Kecamatan Sempor terdapat dua pohon petai yang tumbang dan mengenai atap rumah warga Desa Jatinegara.

Sementara itu di Rowokele beberapa rumah warga di Desa Kretek dan Wonoharjo mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon petai, cengkeh dan albasia.

Di Kecamatan Pejagoan pohon randu menimpa atap rumah warga Desa Karangpoh.

“Personel kami bersama instansi terkait sudah bergerak mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan membantu warga terdampak,” ujar Kapolres Kebumen.

Bencana ini kembali menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim global.

Masyarakat di daerah rawan bencana dianjurkan untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya serta mematuhi arahan dari pemerintah daerah guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh bencana serupa di masa mendatang. (cah/dda)

Berita Sebelumnya
Jalan Karangtawang Karangpakis Kini Mulus

Rusak Sejak 2008, Jalan Karangtawang-Karangpakis Cilacap Kini Mulus Berkat Program PISEW

Berita Selanjutnya
Menteri Keuangan Purbaya

Efek OTT KPK, Purbaya Rombak Pejabat Pajak Jakarta Utara