BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – MTs Negeri 2 Kebumen telah mengambil langkah besar dalam memperkuat kualitas pendidikan madrasah dengan menjalin kerja sama strategis bersama MAN Insan Cendekia Pekalongan.
Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai upaya konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan berbasis kemitraan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Kepala MTs Negeri 2 Kebumen, Wahyono Hadi Susilo, S.Pd., M.P.Mat., dan Kepala MAN Insan Cendekia Pekalongan, Khoirul Anam, M.Pd.I.
Dalam perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk membangun sinergi yang kuat dalam pembinaan dan pengembangan mutu pendidikan.
Kerja sama ini bertujuan untuk menjamin mutu lembaga pendidikan melalui program pembinaan, pengembangan, dan pelatihan yang berkelanjutan.
Wahyono Hadi Susilo menegaskan bahwa prinsip kemitraan dan saling memberi manfaat menjadi landasan utama dalam pelaksanaan kerja sama ini.
“Prinsip kemitraan dan saling memberi manfaat menjadi landasan utama dalam pelaksanaan kerja sama ini,” ujarnya kepada awak media.
Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup pengembangan dan pelatihan guru serta tenaga kependidikan, penjaminan mutu lembaga, pendampingan dan pembinaan prestasi peserta didik, hingga pendampingan manajerial lembaga pendidikan.
Lebih lanjut, Wahyono menjelaskan bahwa MAN Insan Cendekia Pekalongan memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan secara terprogram.
Hal ini mencakup berbagai aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kedua lembaga tersebut.
“MAN Insan Cendekia Pekalongan berkewajiban menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan secara terprogram,” katanya menambahkan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di MTs Negeri 2 Kebumen dan MAN Insan Cendekia Pekalongan.
Dengan adanya pembinaan dan pelatihan yang terstruktur serta sinergi yang kuat antara kedua lembaga, diharapkan mampu mencetak generasi yang berprestasi dan siap menghadapi tantangan zaman.
Langkah strategis ini tak hanya fokus pada peningkatan kapasitas guru dan tenaga pendidik saja tetapi juga menyentuh aspek manajerial yang krusial bagi keberlangsungan sebuah institusi pendidikan.
Dengan adanya program pendampingan manajerial lembaga pendidikan, diharapkan dapat tercipta sistem organisasi yang lebih efisien dan efektif dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pencetak generasi muda berprestasi. (mam/dda)
















