BANYUMASEKSPRES.ID, Rumah tangga Atalia Praratya dan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, tengah berada di ambang perpisahan setelah 29 tahun membina hubungan.
Pekan depan, keduanya akan resmi mendapatkan status baru setelah hakim membacakan putusan terkait gugatan cerai yang diajukan oleh Atalia.
Sidang putusan cerai ini dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Agama Kota Bandung pada Rabu, 7 Januari mendatang.
Debi Agusfriansa, selaku kuasa hukum Atalia Praratya, mengonfirmasi bahwa gugatan perceraian kliennya akan dikabulkan pekan depan.
“Betul. Putusan melalui e-court. Jadi tidak hadir secara fisik ke pengadilan. Tapi sidang putusan melalui e-court masing-masing kuasa hukum,” ungkap Debi ketika diwawancarai awak media Banyumas Ekspres.
Menurut Debi, menjelang sidang putusan tersebut, Atalia tetap teguh pada pendiriannya untuk berpisah.
“Tidak ada perubahan (keputusannya tetap berpisah),” ujarnya tegas.
Pernikahan Atalia Praratya dan Ridwan Kamil dimulai pada 7 Desember 1996.
Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua orang anak, yaitu Emmeril Kahn Mumtadz (alm) dan Camillia Laetitia Azzahra atau yang akrab disapa Zara.
Pada tahun 2020, mereka juga mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Arkana Aidan Misbach.
Nama Ridwan Kamil belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan terkait adanya hubungan pribadi dengan selebgram Lisa Mariana.
Isu ini sempat dilaporkan ke pihak kepolisian sebelum akhirnya diselesaikan melalui tes DNA oleh Bareskrim Polri yang menyatakan bahwa DNA anak yang dimaksud tidak identik dengan Ridwan Kamil.
Dengan hasil tersebut, klaim adanya orang ketiga dalam permasalahan rumah tangga mereka pun termentahkan.
Baik Atalia maupun Ridwan Kamil sama-sama menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan pihak ketiga dalam keputusan mereka untuk bercerai.
Sebagai informasi tambahan mengenai dinamika sosial dan psikologis dari situasi seperti ini, penting untuk dipahami bahwa perceraian adalah proses emosional yang kompleks bagi setiap individu yang terlibat.
Atalia Praratya, sebagai sosok perempuan yang dikenal luas di masyarakat Jawa Barat, tentu memiliki pertimbangan matang sebelum memutuskan langkah besar dalam hidupnya ini.
Keberanian untuk tetap teguh pada keputusan bercerai meski berada di bawah pandangan publik menunjukkan kekuatan pribadi dan kemandirian emosional yang patut dihormati.
Sementara itu, Ridwan Kamil sebagai tokoh politik ternama juga harus menghadapi berbagai tantangan terkait kehidupan pribadinya yang terekspos ke publik.
Dalam menjalani proses perceraian ini, dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional kedua belah pihak. (*/stch/dda)
















