Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Beasiswa S3 dan Riset ke Swiss 2026, Tunjangan Hidup 39 Juta per Bulan

Beasiswa s3 ke swissBeasiswa s3 ke swiss
Swiss Government Excellence Scholarships 2026 kembali dibuka untuk mahasiswa dan peneliti Indonesia. Beasiswa ini menawarkan jalur penelitian, S3 (PhD), hingga PostDoc dengan tunjangan bulanan mulai Rp 39 juta hingga Rp 72 juta.

BANYUMASEKSPRES.ID, Pemerintah Swiss kembali membuka peluang emas bagi mahasiswa dan peneliti internasional, termasuk dari Indonesia, lewat program Swiss Government Excellence Scholarships 2026.

Program ini ditujukan bagi peneliti muda berbakat yang sudah menamatkan studi Magister atau Doktor, sekaligus ingin melanjutkan penelitian atau studi doktoral di lembaga pendidikan tinggi maupun pusat riset ternama di Swiss.

Seleksi penerima beasiswa dilakukan langsung oleh Federal Commission for Scholarships for Foreign Students (FCS/ESKAS).

Bagi warga negara Indonesia, pendaftaran sudah resmi dibuka sejak 4 Agustus 2025 dan akan ditutup pada 8 Desember 2025. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi ESKAS.

Program ini menawarkan beberapa jalur beasiswa, mulai dari riset jangka pendek (research fellowship), beasiswa PhD, hingga penelitian pascadoktoral (PostDoc scholarship).

Masing-masing jalur dirancang untuk mendukung pengembangan akademik dan karier peneliti muda di berbagai bidang studi, termasuk kedokteran.

Untuk kategori Research Fellowship, beasiswa diberikan kepada peneliti awal karier yang ingin menjalankan proyek penelitian selama satu tahun penuh di universitas atau lembaga riset Swiss.

Program ini hanya berlaku untuk penelitian penuh waktu dengan durasi maksimal 12 bulan tanpa perpanjangan.

Prioritas diberikan bagi mereka yang belum pernah belajar atau melakukan riset di Swiss sebelumnya. Program akan dimulai pada 1 September 2026.

Sementara itu, PhD Scholarship diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi doktoral di Swiss. Peserta wajib sudah memiliki gelar Magister dari bidang akademis apa pun.

Swiss government excellence scholarship
Mahasiswa internasional berkesempatan kuliah dan riset di universitas ternama Swiss lewat beasiswa 2026.

Durasi awal beasiswa ini adalah 12 bulan, dengan kemungkinan diperpanjang dua kali hingga total 36 bulan, tergantung pada progres akademik yang dicapai pada tahun pertama. Program juga akan dimulai pada 1 September 2026.

Bagi peneliti yang baru menyelesaikan gelar doktoral, PostDoc Scholarship menjadi jalur yang tepat. Program ini memungkinkan mereka melanjutkan riset pascadoktoral di universitas maupun lembaga riset Swiss ternama.

Durasi beasiswa ditetapkan selama 12 bulan tanpa perpanjangan, dengan jadwal mulai pada 1 September 2026.

Untuk dapat mendaftar, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Peserta diwajibkan sudah menyelesaikan pendidikan Magister atau setara sebelum 31 Juli 2026.

Khusus pendaftar PostDoc, penyelesaian tesis PhD harus berada dalam rentang waktu 1 Januari 2023 hingga 31 Juli 2026.

Peserta juga harus lahir setelah 31 Desember 1990, menyusun rencana penelitian detail lengkap dengan timeline, serta melampirkan surat dukungan dari pembimbing akademis di Swiss.

Bagi yang sudah lebih dulu tinggal di Swiss, terdapat syarat tambahan berupa bukti tanggal kedatangan yang tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2025. Dokumen konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal harus disertakan sebagai bukti.

Soal manfaat finansial, beasiswa ini sangat mendukung kebutuhan penerima. Untuk jalur Research Fellowship dan PhD Scholarship, penerima akan mendapatkan tunjangan sebesar 1.920 CHF atau sekitar Rp 39,5 juta per bulan.

Tunjangan ini diberikan untuk menutup biaya hidup dasar selama studi dan riset. Sedangkan untuk PostDoc Scholarship, peserta akan memperoleh 3.500 CHF atau sekitar Rp 72 juta per bulan, jumlah yang sangat besar untuk mendukung penelitian lanjutan.

Dengan fasilitas ini, Swiss Government Excellence Scholarships 2026 menjadi salah satu program beasiswa internasional yang paling kompetitif sekaligus prestisius.

Mahasiswa maupun peneliti dari Indonesia yang bercita-cita melanjutkan studi doktoral atau melakukan penelitian di Swiss memiliki kesempatan untuk meniti karier akademik lebih tinggi sekaligus membangun jejaring global.

Kesempatan ini tentu sayang untuk dilewatkan. Bagi peneliti dan mahasiswa Indonesia, periode pendaftaran hingga 8 Desember 2025 menjadi momentum penting untuk menyiapkan dokumen dan proposal penelitian terbaik agar bisa bersaing dalam seleksi yang sangat ketat ini. (vip)

Berita Sebelumnya
Beasiswa (4)

Cara Daftar Beasiswa Anak Nusantara 2025 dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Berita Selanjutnya
Gopay pinjam

Cara Mudah Ajukan Pinjaman Cepat di TikTok Lewat Fitur Paylater dan Gopay Pinjam