BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di tingkat Kabupaten Kebumen berlangsung meriah di Mexolie Hotel pada hari Jumat, 1 Mei.
Acara ini menjadi momen penting yang tidak hanya merayakan kontribusi para pekerja, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada mereka dan keluarga mereka.
Dalam acara ini, Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani, secara simbolis menyerahkan santunan kematian serta beasiswa pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah kepada sejumlah ahli waris pekerja.
Penyerahan santunan tersebut menjadi agenda pembuka dalam acara Sarasehan May Day 2026 yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja, Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama”.
Tema ini mencerminkan upaya bersama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menciptakan kondisi ketenagakerjaan yang lebih baik di Kabupaten Kebumen.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan bahwa penyerahan manfaat BPJS ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin para keluarga pekerja berjuang sendirian ketika menghadapi risiko kerja yang seringkali tidak terduga.
“Di balik setiap bantuan ini, ada kisah yang menyentuh hati. Kami hadir untuk memastikan ketika ada risiko yang tidak diinginkan, keluarga yang ditinggalkan tetap bisa berdiri tegak,” ungkapnya dengan penuh empati.
Lebih lanjut, Bupati Lilis juga memberikan semangat kepada anak-anak penerima beasiswa agar terus belajar dengan giat.
Ia menambahkan, “Insya Allah jalan kalian dimudahkan.”
Pesan ini tidak hanya menggugah semangat para penerima beasiswa tetapi juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi penerus.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kebumen, Cokro Aminoto, turut menyampaikan laporan mengenai tujuan dari sarasehan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang intens antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
Menurutnya, hubungan tripartit yang harmonis diyakini sebagai kunci utama dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif guna mendukung investasi di Kebumen.
Dalam konteks ini, penting untuk dicatat bahwa investasi dalam sektor ketenagakerjaan sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan adanya kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta, diharapkan akan tercipta lapangan pekerjaan yang lebih banyak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (mam/stch/dda)
















