BANYUMASEKSPRES.ID, HORSENS – Tim putri bulu tangkis Indonesia meraih keberhasilan yang luar biasa dengan memastikan tiket semifinal Uber Cup 2026.
Kemenangan ini diperoleh setelah mereka mengalahkan tim tuan rumah, Denmark, dengan skor akhir 3-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, pada hari Kamis, 30 April 2026.
Keberhasilan ini tidak lepas dari penampilan gemilang para pemain Indonesia, khususnya Ester Nurumi Tri Wardoyo yang menjadi penentu kemenangan di partai keempat.
Pertandingan dimulai dengan optimisme tinggi dari skuad Merah Putih. Indonesia membuka keunggulan melalui Putri Kusuma Wardani yang menunjukkan performa dominan saat menghadapi Line Christophersen.
Putri berhasil menyelesaikan laga dengan skor meyakinkan 21-12 dan 21-15, membawa Indonesia memimpin sementara.
Namun, Denmark tidak tinggal diam dan segera menyamakan kedudukan menjadi 1-1 ketika Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus mengakui kekalahan dari Line Kjaersfeldt dengan skor 15-21 dan 16-21.
Momen krusial terjadi ketika pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, membuat timnya kembali unggul dengan kemenangan mereka atas Amalie Cecilie Kudsk dan Mette Werge dengan skor 21-19 dan 21-11.
Dengan posisi unggul sementara 2-1, Ester Nurumi Tri Wardoyo memasuki lapangan untuk memainkan pertandingan penentuan melawan Amalie Schulz.
Meski menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi, Ester tampil percaya diri dan fokus.
Ia mengawali laga dengan baik, mendominasi gim pertama dan menutupnya dengan kemenangan 21-13. Pada gim kedua, Ester mengalami perlawanan ketat namun tetap berhasil merebut kemenangan dengan skor akhir 21-18.
Dengan hasil ini, Indonesia memastikan diri menang dengan total skor pertandingan menjadi 3-1.
Ester mengungkapkan rasa syukurnya setelah pertandingan dalam keterangan resmi PBSI pada hari Jumat, 1 Mei 2026.
“Bersyukur bisa bermain tanpa cedera dan membawa tim ke semifinal. Di gim pertama saya bisa bermain lepas dan menjalankan strategi dengan baik,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, dia juga membahas tantangan yang dihadapinya saat berhadapan dengan Schulz yang dikenal memiliki jangkauan bola luas serta kemampuan menyerang yang cepat di depan net.
“Pemain Denmark punya bola depan yang berbahaya dan cepat, itu cukup menyulitkan saya,” tambahnya.
Dengan tercapainya kemenangan ini, pertandingan kelima antara pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melawan Alexandra Boje/Line Christophersen tidak perlu dilanjutkan karena Indonesia sudah memastikan kemenangan terlebih dahulu. (*/stch/dda)
















