Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bus Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Kejawar Banyumas

Empat Kendaraan Tabrakan BeruntunEmpat Kendaraan Tabrakan Beruntun
RINGSEK: Polisi melakukan olah TKP tabrakan beruntun yang melibatkan empat kendaraan di Kejawar, Banyumas

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan telah terjadi di ruas jalan nasional Kejawar, Kecamatan Banyumas, pada hari Rabu, 8 April, sekitar pukul 17.30 WIB.

Insiden ini diduga disebabkan oleh rem blong pada sebuah bus yang melaju di jalur turunan.

Peristiwa itu berlangsung di sisi selatan SPBU Kejawar dan melibatkan berbagai jenis kendaraan, termasuk bus, truk tangki, mobil penumpang, serta sepeda motor.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kerugian materiil yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp40 juta.

Kapolresta Banyumas melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, memberikan penjelasan terkait kecelakaan ini.

Ia mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika bus PO Trans melaju dari arah selatan menuju utara.

Bus dengan nomor polisi B-7255-VGA itu dikemudikan oleh DD (56), seorang warga asal Surabaya.

“Diduga bus tiba-tiba mengalami rem blong. Lalu menabrak truk tangki Pertamina yang berada di depannya,” jelas Iptu Metri.

Truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan ini memiliki nomor polisi R 8375 BL dan dikemudikan oleh HR, seorang warga Banjarnegara.

Benturan antara bus dan truk tangki tersebut menjadi awal dari serangkaian kecelakaan yang lebih lanjut. Akibat tabrakan ini, bus oleng ke kanan dan memicu kecelakaan lanjutan.

Dari arah berlawanan, sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi R 1587 DR yang dikemudikan oleh NS (54), seorang warga Banyumas, tidak dapat menghindar karena jarak yang terlalu dekat.

Tabrakan kedua pun tak terhindarkan. Kecelakaan berlanjut saat sepeda motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi R 4917 ES yang dikendarai oleh TG (41), warga Kemranjen, menabrak bagian belakang mobil Innova tersebut.

Insiden ini menjadi rangkaian tabrakan ketiga dalam peristiwa kecelakaan beruntun itu.

Laporan mengenai kecelakaan ini diterima oleh pihak kepolisian sekitar pukul 18.00 WIB dan petugas segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Arus lalu lintas sempat terganggu akibat insiden ini, membuat banyak pengguna jalan terpaksa menunggu hingga situasi kembali normal.

Iptu Metri Zul Utami menegaskan bahwa kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp40 juta.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, para pengemudi dan penumpang dari masing-masing kendaraan mengalami kepanikan dan trauma akibat peristiwa tersebut.

Kejadian seperti ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama sistem rem yang sangat vital dalam keselamatan berkendara.

Rem blong adalah masalah serius yang dapat menyebabkan risiko tinggi bagi pengemudi dan pengguna jalan lainnya.

Sebagai catatan tambahan, pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan masing-masing sebelum memulai perjalanan jauh.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan nyawa manusia serta mengakibatkan kerugian materiil.

Kecelakaan beruntun ini bukan hanya sekadar angka statistik dalam laporan kepolisian, tetapi merupakan sebuah pelajaran penting mengenai keselamatan berlalu lintas.

Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa mereka berkendara dengan aman serta mematuhi semua aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Insiden seperti ini juga menunjukkan betapa rentannya situasi lalu lintas di jalan raya.

Dengan banyaknya kendaraan yang beroperasi setiap harinya di jalur-jalur utama seperti di Kejawar Banyumas, perhatian ekstra harus diberikan kepada keselamatan berkendara agar insiden serupa dapat dihindari di masa mendatang.(fij/stch/dda)

Berita Sebelumnya
25 ASN Ajukan Cerai

Angka Perceraian ASN di Cilacap Meningkat, Tembus 25 Kasus dalam 3 Bulan

Berita Selanjutnya
Bawa Sekolah NU Go Digital Berbasis Pesantren

Ketua Baru LP Ma’arif NU Kebumen Dorong Pendidikan Berbasis Pesantren dan AI