Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
GoPay Hadirkan Fitur Kartu Ucapan Ulang Tahun Digital
Dokter Berikan Tips Panjang Umur dan Tetap Sehat Dengan 3 Kebiasaan Ini

Dokter Berikan Tips Panjang Umur dan Tetap Sehat Dengan 3 Kebiasaan Ini

Jaga Pola Hidup SehatJaga Pola Hidup Sehat

BANYUMASEKSPRES.ID, Memiliki usia panjang dengan kondisi tubuh yang tetap sehat menjadi harapan banyak orang. Dalam beberapa tahun terakhir tren gaya hidup sehat semakin berkembang.

Hal ini dimulai dari konsumsi suplemen, terapi anti-aging, hingga berbagai pemeriksaan kesehatan berteknologi tinggi yang diklaim mampu memperlambat proses penuaan.

Namun, menurut praktisi anti-aging dr. Yusri Binut, konsep hidup sehat dan panjang umur sebenarnya tidak selalu membutuhkan cara yang rumit maupun biaya besar.

Fondasi utamanya justru terletak pada kebiasaan sehari-hari yang sering kali dianggap sepele, tetapi memiliki dampak besar terhadap kesehatan jangka panjang.

Pandangan tersebut sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai konsep healthy lifespan, yaitu memperpanjang masa hidup sehat sehingga seseorang mampu beraktivitas secara mandiri.

Dengan kata lain, tujuan utama bukan sekadar hidup lebih lama, tetapi juga menikmati kualitas hidup yang tetap baik hingga usia lanjut.

Jaga Pola Hidup Sehat Demi Tua Yang Sehat

Healthy Lifespan Lebih Penting daripada Sekadar Umur Panjang

Saat ini, banyak orang mulai memahami bahwa umur panjang tidak selalu identik dengan kesehatan yang optimal.

Seseorang bisa saja memiliki usia lanjut, tetapi mengalami berbagai penyakit kronis yang membatasi aktivitas sehari-hari.

Karena itu, pendekatan yang kini banyak dianjurkan adalah menjaga kesehatan sejak usia produktif agar fungsi tubuh tetap optimal dalam jangka panjang.

Menurut dr. Yusri, terdapat tiga kebiasaan sederhana yang menjadi fondasi utama untuk mencapai tujuan tersebut.

1. Menjaga Pola Gerak, Makan, dan Tidur

Tiga aspek paling mendasar yang perlu diperhatikan adalah aktivitas fisik, pola makan, dan kualitas tidur. Ketiganya saling berkaitan dan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh.

Dalam hal pola makan, masyarakat dianjurkan lebih sering mengonsumsi real food atau makanan utuh yang minim proses pengolahan.

Sebaliknya, konsumsi makanan ultra-proses sebaiknya dibatasi karena umumnya mengandung kadar gula, garam, maupun lemak yang lebih tinggi.

Selain menjaga asupan makanan, tubuh juga perlu tetap aktif bergerak setiap hari. Aktivitas fisik tidak harus berupa olahraga dengan intensitas tinggi.

Berjalan kaki secara rutin sudah menjadi langkah awal yang baik untuk menjaga kebugaran. Target sekitar 10.000 langkah per hari dapat menjadi acuan bagi sebagian orang.

Di samping itu, latihan kekuatan atau pembentukan otot juga penting dilakukan secara berkala. Selain itu, inilah fakta mengonsumsi suplemen Magnesium agar tidur berkualitas.

Massa otot yang terjaga berperan besar dalam mempertahankan metabolisme tubuh, mendukung kesehatan tulang, serta mengurangi risiko penurunan fungsi fisik saat memasuki usia lanjut.

Sebaliknya, berkurangnya massa otot seiring bertambahnya usia dapat memengaruhi kualitas hidup di masa tua.

2. Jangan Mengabaikan Pentingnya Tidur Berkualitas

Di antara ketiga kebiasaan tersebut, tidur sering menjadi aspek yang paling sering diabaikan. Banyak orang rela mengurangi waktu istirahat demi menyelesaikan pekerjaan, lembur, atau aktivitas lainnya.

Padahal, tidur merupakan fase penting ketika tubuh melakukan proses pemulihan secara alami. Selama tidur, berbagai sistem dalam tubuh bekerja untuk memperbaiki jaringan, menjaga keseimbangan hormon, serta mendukung metabolisme.

Apabila kualitas maupun durasi tidur terus terganggu, proses pemulihan tidak dapat berlangsung secara maksimal.

Dampaknya bukan hanya tubuh terasa lebih mudah lelah, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh mengatur berat badan, meningkatkan risiko gangguan metabolisme, hingga mempercepat proses penuaan.

Karena itu, membiasakan tidur lebih awal dan mengurangi kebiasaan begadang menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan.

Menjaga jadwal tidur yang konsisten juga membantu tubuh mempertahankan ritme sirkadian agar berbagai fungsi organ tetap bekerja secara optimal.

3. Suplemen Hanya Sebagai Pelengkap

Di tengah maraknya produk vitamin dan suplemen kesehatan, dr. Yusri mengingatkan bahwa suplemen bukanlah prioritas utama dalam menjaga kesehatan maupun memperlambat proses penuaan.

Suplemen memang dapat menjadi bagian dari strategi menjaga kesehatan apabila diperlukan. Namun, manfaatnya akan jauh lebih optimal jika kebutuhan dasar tubuh sudah terpenuhi.

Hal ini dapat terpenuhi melalui pola makan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, dan tidur yang berkualitas. Mengandalkan suplemen tanpa memperbaiki gaya hidup tidak akan memberikan hasil maksimal.

Oleh sebab itu, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah membangun kebiasaan sehat secara konsisten sebelum mempertimbangkan konsumsi produk tambahan.

Kebiasaan Sederhana Memberikan Dampak Jangka Panjang

Menjalani hidup sehat sebenarnya tidak selalu membutuhkan metode yang rumit. Konsistensi menjaga pola makan, rutin bergerak, tidur cukup, dan gaya hidup seimbang menjadi investasi kesehatan yang paling berharga.

Dengan menerapkan kebiasaan tersebut sejak dini, peluang untuk menikmati usia yang lebih panjang dalam kondisi tubuh yang tetap sehat akan semakin besar.

Pada akhirnya, tujuan utama bukan hanya memperpanjang usia, tetapi memastikan setiap fase kehidupan dapat dijalani dengan kualitas hidup yang tetap optimal dan produktif. (*/nds)

Berita Sebelumnya
Gopay dan Fitur Ucapan

GoPay Hadirkan Fitur Kartu Ucapan Ulang Tahun Digital