BANYUMASEKSPRES.ID, Pendaftaran tes kemampuan akademik (TKA) untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 segera dibuka bagi siswa kelas 12 SMA sederajat pada 5 Oktober 2025 mendatang.
TKA sendiri menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian akademik siswa di sejumlah mata pelajaran tertentu, meski sifatnya tidak wajib dan tidak berpengaruh terhadap kelulusan sekolah.
Kehadiran tes ini lebih ditujukan sebagai acuan tambahan yang bisa digunakan siswa untuk memperkuat syarat masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP.
Aturan resmi terkait mekanisme pendaftaran TKA sudah tercantum dalam Keputusan Menteri Dikdasmen Nomor 95/M/2025 mengenai pedoman penyelenggaraan TKA.
Dalam ketentuan tersebut dijelaskan bahwa proses pendaftaran tidak dilakukan secara mandiri, melainkan dibantu oleh pihak sekolah masing-masing agar lebih terkontrol dan terverifikasi dengan baik.
Sebelum mendaftar, siswa perlu menyiapkan dokumen berupa Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang telah ditandatangani orang tua atau wali. Surat ini berisi pernyataan resmi sekaligus mencantumkan pilihan mata pelajaran yang akan diikuti.
Pemilihan mata uji bisa disesuaikan dengan kebutuhan prodi yang ingin dituju di perguruan tinggi. Siswa dapat meneliti terlebih dahulu mata pelajaran pendukung yang relevan agar pilihan yang diambil tepat sasaran.
Selain surat pernyataan, sekolah juga meminta siswa menyerahkan pas foto terbaru dalam bentuk dokumen digital yang diambil dalam kurun enam bulan terakhir.
Setelah itu, operator sekolah akan membantu melakukan pendaftaran melalui laman resmi TKA Kemendikdasmen. Semua data siswa akan diinput sesuai format yang berlaku agar validasi dapat berjalan dengan benar.
Apabila ditemukan adanya kesalahan data, perbaikan bisa segera dilakukan melalui mekanisme VervalPD atau dengan memanfaatkan layanan verifikasi NISN yang disediakan Kemendikdasmen.
Setelah pendaftaran selesai, siswa diminta melakukan verifikasi data pribadi melalui Daftar Nominasi Sementara (DNS). Jika seluruh data sesuai, siswa perlu menandatangani lembar tersebut sebagai tanda konfirmasi.
Nantinya, DNS ini akan ditetapkan menjadi Daftar Nominasi Tetap (DNT) oleh dinas pendidikan provinsi. Dari sini, siswa baru akan mendapatkan kartu peserta resmi.
Peserta yang telah terdaftar wajib mengikuti gladi bersih sesuai jadwal sebelum pelaksanaan tes. Gladi bersih menjadi simulasi yang bertujuan melatih kesiapan teknis maupun mental siswa agar tidak mengalami hambatan pada hari H.

Selanjutnya, kartu login untuk mengakses sistem ujian akan diberikan paling lambat sebelum hari pertama TKA dimulai.
Saat hari pelaksanaan tiba, siswa diwajibkan mengikuti seluruh mata uji sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Hasil dari setiap mata uji akan dirangkum dalam Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang bisa diunduh mulai Januari 2026. Sertifikat ini nantinya dapat digunakan sebagai bukti tambahan kemampuan akademik saat mengikuti SNBP 2026.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, gladi bersih TKA akan digelar pada 27 sampai 30 Oktober 2025.
Pelaksanaan TKA gelombang pertama berlangsung pada 3 hingga 4 November 2025. Gelombang kedua menyusul pada 5 hingga 6 November 2025, sedangkan gelombang khusus dijadwalkan pada 8 sampai 9 November 2025.
Serangkaian jadwal tersebut menjadi penentu kesiapan siswa sebelum melangkah ke tahap selanjutnya dalam proses seleksi perguruan tinggi.
Dengan mekanisme yang terstruktur, TKA menjadi instrumen objektif yang membantu siswa menampilkan kemampuan terbaik mereka, sekaligus memberikan nilai tambah dalam persaingan masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi. (fam)
















