BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Komedian senior Nunung kembali mengundang tawa sekaligus menyentuh hati publik lewat pengakuan jujurnya tentang pengalaman pribadi yang berkaitan dengan pengendalian emosi.
Dalam sebuah momen yang ia kenang dengan gelak tawa, Nunung bercerita pernah hampir dibawa ke kantor polisi oleh sang suami, Iyan Sambiran, hanya karena ia marah-marah saat lapar.
Peristiwa lucu namun penuh makna itu terjadi beberapa tahun silam. Kala itu, Nunung dan Iyan tengah dalam perjalanan menuju suatu tempat. Karena belum sempat makan dan tidak juga ditawari makanan oleh suaminya, emosi Nunung pun meledak.
“Terus aku marah-marah gitu sama suami dan aku ngoceh-ngoceh terus. Mungkin dia kesal ya, terus dia bilang, ‘Kalau masih begitu (emosian dan marah-marah) nanti keluar tol aku belokin ke kantor polisi’, biar aku dimasukin ke sana,” kata Nunung sambil tertawa mengenang kejadian tersebut.
Reaksi sang suami itu seketika membuat Nunung terdiam. Perasaan takut membuatnya langsung mengubah sikap. Ia pun memilih minta maaf ketimbang benar-benar dibawa ke kantor polisi.
“Ya aku minta maaf akhirnya, daripada aku dimasukin ke kantor polisi kan, jadinya ya sudah aku nggak marah lagi akhirnya,” lanjutnya, masih dengan nada geli.
Nunung menjelaskan bahwa kondisi perjalanan saat itu turut memperkeruh suasana. Jalanan yang sepi dan jarak tempuh yang cukup jauh membuat suasana mobil terasa tegang, apalagi di tengah perut lapar yang belum terisi.
“Ya aku kan takut toh diancam begitu, ya itu karena memang belum ditawari makan sih, makanya aku marah-marah kayak orang kesetanan,” ujarnya jujur, diiringi tawa khasnya.
Meski terdengar lucu, pengalaman tersebut ternyata membawa dampak positif bagi Nunung secara emosional.
Ia menyebut peristiwa itu sebagai titik balik untuk mulai belajar mengelola kemarahan. Sejak saat itu, ia berkomitmen untuk lebih sabar dan tidak lagi meluapkan amarah secara berlebihan.
“Kejadian itu dua kali pernah (diancam begitu), tapi setelahnya sudah nggak marah lagi,” pungkasnya.
Cerita Nunung bukan sekadar anekdot kehidupan rumah tangga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa emosi yang tak terkendali bisa memicu situasi yang tidak menyenangkan.
Namun, dengan kesadaran dan kemauan untuk berubah, seseorang bisa menjadi pribadi yang lebih tenang dan dewasa secara emosional.
Pengalaman unik komedian legendaris ini juga mencerminkan pentingnya komunikasi dan kepekaan dalam hubungan suami istri, terutama saat menghadapi hal sepele seperti rasa lapar yang ternyata bisa memicu ledakan emosi. (*)
















