BANYUMASEKSPRES.ID, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi basis pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi ekonomi dari kelompok paling miskin hingga paling sejahtera.
Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan menjadi sepuluh desil yang menggambarkan posisi kesejahteraan relatif setiap keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi.
Masyarakat yang berada dalam Desil 1 hingga Desil 4 menjadi kelompok yang diprioritaskan sebagai penerima bantuan sosial atau bansos.
Karena itu, pembaruan status desil penting dilakukan agar data masyarakat tetap sesuai dengan perubahan kondisi ekonomi keluarga secara berkala.
Data yang akurat dan terbaru diharapkan membantu penyaluran bansos sehingga manfaat program diterima masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria penerima.
Kini, proses pembaruan data desil dapat dilakukan secara online sehingga masyarakat tidak perlu mendatangi kelurahan atau dinas sosial.
Sebelum mengajukan pembaruan, masyarakat perlu memahami bagaimana desil ditentukan serta indikator yang digunakan dalam proses pengelompokan keluarga tersebut secara menyeluruh.
Penentuan desil tidak hanya mempertimbangkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga menggunakan sejumlah indikator sosial ekonomi yang lebih luas.
Penduduk yang telah tercatat dalam DTSEN akan dikelompokkan setelah kondisi tempat tinggal dan kepemilikan aset ikut diperhitungkan dalam penilaian.
Selain itu, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan turut menjadi pertimbangan dalam menentukan desil.
Berbagai indikator tersebut diperhitungkan untuk memberikan gambaran kondisi keluarga secara lebih menyeluruh sebelum penempatan masyarakat dalam kelompok desil tertentu.
Dengan demikian, posisi desil mencerminkan tingkat kesejahteraan relatif keluarga berdasarkan karakteristik sosial ekonomi yang menjadi dasar pemeringkatan DTSEN.
Berdasarkan informasi dari laman resmi bps.go.id, keluarga diperingkatkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi sebelum dibagi menjadi sepuluh kelompok.
Setiap desil mencakup sekitar sepuluh persen keluarga, sehingga seluruh masyarakat terbagi berdasarkan posisi kesejahteraan relatif dalam pemeringkatan tersebut.

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah dan termasuk kategori sangat miskin dalam pengelompokan tersebut.
Desil 2 termasuk kategori miskin, sedangkan Desil 3 juga berada dalam kategori miskin berdasarkan pembagian tingkat kesejahteraan masyarakat.
Desil 4 berada dalam kategori rentan miskin, sementara Desil 5 termasuk kelompok dengan kategori menengah bawah dalam pemeringkatan tersebut.
Desil 6 dan Desil 7 termasuk kategori menengah, yang menunjukkan posisi kesejahteraan relatif keluarga berada di tingkat menengah.
Selanjutnya, Desil 8 termasuk kategori menengah atas, sedangkan Desil 9 berada dalam kategori kaya berdasarkan klasifikasi kesejahteraan tersebut.
Desil 10 menjadi kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi dan termasuk kategori sangat kaya dalam pembagian desil.
Desil berfungsi sebagai alat pemeringkatan untuk membantu pemerintah mengenali posisi kesejahteraan relatif masyarakat dalam kelompok sosial ekonomi tertentu.
Pengelompokan tersebut membantu pemerintah menyesuaikan sasaran berbagai program, termasuk bansos, agar penerimanya sesuai dengan kondisi masyarakat yang terdata.
Karena itu, pembaruan data desil perlu dilakukan secara berkala supaya sasaran program pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat tepat.
Untuk memperbarui status desil secara online, masyarakat terlebih dahulu perlu mengunduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store.
Bagi masyarakat yang belum mempunyai akun, registrasi harus dilakukan terlebih dahulu sebelum dapat menggunakan layanan dalam aplikasi tersebut.
Setelah akun tersedia, pengguna dapat masuk menggunakan username dan kata sandi yang sebelumnya sudah didaftarkan pada aplikasi Cek Bansos.
Selanjutnya, pilih tombol “Usulkan Pembaruan” untuk memulai proses pengajuan perubahan data yang berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga penerima.
Pengguna kemudian perlu mengisi dan melengkapi seluruh pertanyaan serta data yang tersedia sesuai kondisi sebenarnya dalam proses pembaruan.
Setelah pengajuan dilakukan, petugas pendamping sosial akan melakukan survei ke rumah untuk memeriksa kondisi data keluarga yang diajukan tersebut.
Masyarakat selanjutnya perlu menunggu sampai proses pembaruan selesai dan status desil diperbarui berdasarkan hasil pemeriksaan serta verifikasi petugas.
Selain menggunakan aplikasi Cek Bansos, masyarakat juga dapat memeriksa status desil melalui laman resmi cekbansos,kemensos.go.id.
Pemeriksaan status tersebut membantu masyarakat mengetahui posisi desil setelah data diperbarui dan proses pengelompokan keluarga selesai dilakukan secara resmi.
Pembagian desil menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menentukan sasaran penyaluran bansos berdasarkan kondisi kesejahteraan masyarakat yang tercatat dalam DTSEN.
Dengan memperbarui data secara tepat, informasi dalam DTSEN diharapkan lebih sesuai dengan kondisi keluarga yang tercatat saat ini.
Masyarakat dapat mengikuti prosedur pembaruan desil secara online sambil menunggu proses verifikasi dan pemutakhiran data keluarga selesai dilakukan.
Setelah pembaruan berhasil, status desil dapat diketahui sehingga masyarakat memperoleh gambaran mengenai posisi kesejahteraan keluarganya dalam DTSEN secara terbaru. (vip)














