BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam sebuah langkah signifikan bagi pemerintahan daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara kini resmi memiliki ketua baru.
Slamet SM telah dilantik sebagai Ketua DPRD Banjarnegara untuk periode 2024–2029 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD pada Rabu (24/12).
Pelantikan ini mengakhiri proses pergantian antar waktu (PAW) pimpinan DPRD dari Fraksi Partai Demokrat, menyusul pengunduran diri Anas Hidayat dari jabatan ketua pada pertengahan September lalu.
Proses pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.2/469 Tahun 2025 oleh Sekretaris DPRD Banjarnegara, dr Ahmad Setiawan.
Surat keputusan tersebut meresmikan pengangkatan Slamet SM sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Banjarnegara untuk masa jabatan 2024–2029.
Sebelumnya, Anas Hidayat diangkat menjadi Ketua DPRD Banjarnegara berdasar Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/205 Tahun 2024.
Namun, keputusan Anas untuk mundur dari jabatan ketua memaksa Partai Demokrat mengajukan penggantian pimpinan DPRD kepada pemerintah provinsi.
Langkah pergantian ini kemudian ditindaklanjuti oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat melalui Surat Nomor 43/SK/DPP.PD/XI/2025 tertanggal 26 November 2025. Surat tersebut menetapkan pemberhentian Anas Hidayat dan penunjukan Slamet SM sebagai penggantinya, sebuah keputusan penting yang diperkuat dengan Keputusan DPRD Banjarnegara Nomor 31 Tahun 2025 tentang usulan pemberhentian dan pengangkatan pimpinan DPRD Banjarnegara periode 2024–2029.
Menurut DPP Partai Demokrat, Slamet SM telah memenuhi seluruh persyaratan untuk menjabat sebagai Ketua DPRD, menyiratkan adanya dukungan penuh dari partai terhadap kepemimpinannya yang baru. Dalam pernyataannya setelah proses pergantian rampung, Anas Hidayat mengaku lega.
“Alhamdulillah, sekarang sudah plong. Semoga pimpinan yang baru bisa bekerja lebih baik dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Banjarnegara,” tuturnya dengan harapan besar terhadap penerusnya.
Dengan dilantiknya Slamet SM, harapan besar tertumpu pada keberlanjutan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan oleh DPRD Banjarnegara hingga akhir masa jabatan pada tahun 2029.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah dan menjaga stabilitas pemerintahan lokal yang bertujuan mensejahterakan masyarakat setempat.
Pelantikan tersebut menjadi momen penting yang tidak hanya menandai perubahan kepemimpinan tetapi juga membuka lembaran baru bagi kebijakan dan arah politik di Kabupaten Banjarnegara.
Dalam konteks politik lokal, perubahan semacam ini dapat mempengaruhi berbagai aspek pemerintahan dan pelayanan publik yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Slamet SM kini menghadapi tanggung jawab besar untuk melanjutkan program kerja yang telah dicanangkan sebelumnya serta merumuskan kebijakan-kebijakan baru yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Banjarnegara.
Sebagai pemimpin baru, ia diharapkan dapat menjalin komunikasi efektif dengan semua elemen pemerintah dan masyarakat agar tercapai sinergi dalam upaya pembangunan daerah.
Masyarakat menanti bagaimana Slamet SM akan membawa perubahan nyata dalam kebijakan lokal dan bagaimana dirinya akan berperan dalam proses legislasi yang lebih inklusif serta transparan.
Keberhasilan dalam menjalankan tugas-tugasnya tidak hanya bergantung pada kemampuan personalnya tetapi juga kolaborasi dengan anggota dewan lainnya serta instansi terkait.
Sementara itu, transisi kepemimpinan ini juga menjadi momentum refleksi bagi Partai Demokrat untuk memastikan langkah-langkah strategis mereka selaras dengan aspirasi rakyat.
Dengan menempatkan kader terbaiknya di posisi strategis seperti Ketua DPRD Banjarnegara, partai ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemimpin yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi daerah.
Sebagai tokoh yang dipercaya untuk memimpin lembaga legislatif daerah selama lima tahun ke depan, Slamet SM harus menghadapi berbagai tantangan termasuk bagaimana memenuhi ekspektasi publik terhadap kinerja legislatif serta memastikan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang diterapkan.
Kesempatan ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi Slamet SM untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin visioner yang mampu membawa perubahan progresif demi kemajuan Banjarnegara ke depan.
Masyarakat berharap agar beliau dapat menjalankan amanah dengan integritas tinggi serta senantiasa memperjuangkan kepentingan rakyat dalam setiap keputusan politik yang diambil.
Dengan segala tantangan di depan mata, keberhasilan Slamet SM akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan dinamika politik lokal dan terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kebijakan-kebijakan strategis yang tepat sasaran.
Perubahan pucuk pimpinan ini tentunya juga menjadi sorotan berbagai kalangan termasuk media massa yang terus memantau perkembangan situasi politik di Banjarnegara.
Sebagai salah satu aktor utama dalam percaturan politik daerah, Slamet SM memiliki peluang besar untuk menorehkan prestasi dan dampak positif selama masa jabatannya jika mampu mewujudkan visi-misinya secara konsisten dan efektif.
Pujian maupun kritik akan menyertai perjalanan kepemimpinan barunya namun dengan dedikasi serta komitmen kuat untuk memajukan daerah maka segala rintangan dapat diatasi demi mencapai tujuan bersama yaitu kesejahteraan masyarakat Banjarnegara. (jud/stch/fam)
















