Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Gempa 4,9 SR Guncang Jabodetabek, Mushola di Bekasi Roboh

Gempa 4,9 sr guncang jabodetabekGempa 4,9 sr guncang jabodetabek
Bangunan tempat ibadah di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi roboh akibat gempa 4,9 magnitudo, Rabu (20/8) malam.

BANYUMASEKSPRES.ID, BEKASI – Pada Rabu malam (20/8), gempa bumi dengan kekuatan 4,9 magnitudo mengguncang sebagian wilayah Jabodetabek dan mengakibatkan kerusakan parah pada beberapa bangunan.

Salah satu dampak paling signifikan terjadi di Kabupaten Bekasi, di mana sebuah mushola di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, mengalami kerobohan.

Dodi Supriadi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, mengkonfirmasi insiden ini.

“Satu rumah ibadah (mushola) rusak berat atau roboh,” ujarnya saat ditemui awak media di Bekasi, Kamis (21/8).

Meskipun ada kerusakan fisik yang cukup signifikan, Dodi menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada korban jiwa akibat gempa tersebut di wilayah Kabupaten Bekasi,” kata Dodi memastikan.

Sebagai langkah antisipatif dan untuk memantau situasi lebih lanjut, pihak BPBD terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), BPBD Provinsi Jawa Barat, serta aparatur kecamatan setempat.

Tujuannya adalah untuk memantau kemungkinan terjadinya gempa susulan dan memastikan keselamatan warga. Dodi juga menghimbau kepada masyarakat untuk secara rutin mengakses informasi dari website resmi BPBD dan BMKG sebagai tindakan pencegahan apabila terjadi gempa susulan.

Analisis dari BMKG memberikan gambaran lebih jelas mengenai penyebab terjadinya gempa ini. Menurut BMKG, gempa yang terjadi pada pukul 19.54 WIB tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M4,7.

Episenter gempa terletak pada koordinat 6.52 LS dan 107.25 BT atau sekitar 19 km tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 km.

Daryono, Direktur Gempa dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter serta kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh sumber sesar naik busur belakang Jawa Barat atau dikenal sebagai West Java back arc thrust.

Sesar ini adalah bagian dari sistem sesar kompleks Baribis-Kendeng yang membentang di sepanjang Utara Jawa Barat.

Gempa tersebut dirasakan cukup kuat oleh penduduk setempat. Di Bekasi sendiri intensitas getaran mencapai skala III – IV MMI (Modified Mercalli Intensity). Sementara itu, daerah lain seperti Purwakarta, Cikarang dan Depok merasakan intensitas skala III MMI.

Sedangkan Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan dan Bekasi Timur merasakan getaran pada skala II – III MMI. Wilayah lainnya seperti Tangerang, Pandeglang, Cianjur hingga Pelabuhanratu dan Lebak mengalami getaran pada skala II MMI.

Kejadian ini menambah daftar panjang insiden geologis di Indonesia yang dikenal aktif secara seismik karena berada pada jalur cincin api Pasifik. Wilayah Jawa Barat sendiri memiliki riwayat aktivitas seismik yang cukup tinggi sehingga kewaspadaan masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi bencana alam semacam ini.

Kerusakan mushola di Desa Sukabungah menjadi simbol nyata dari dampak gempa terhadap infrastruktur lokal yang mungkin belum sepenuhnya disiapkan untuk menghadapi guncangan berkekuatan sedang hingga kuat.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait kemungkinan akan melakukan evaluasi terhadap struktur bangunan terutama tempat-tempat publik agar lebih tahan terhadap guncangan serupa di masa depan.

Masyarakat pun diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna meminimalisir risiko ketika bencana alam terjadi lagi di kemudian hari. Kesiapsiagaan individual maupun kolektif sangat diperlukan mengingat posisi geologis Indonesia yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam terutama gempa bumi.

Perhatian khusus harus diberikan pada infrastruktur kritis seperti jembatan sekolah serta fasilitas kesehatan yang berperan penting dalam penanggulangan pasca bencana.

Peningkatan pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah pengurangan risiko bencana juga menjadi prioritas utama pemerintah melalui program edukasi publik serta simulasi tanggap darurat secara berkala. (*stch)

Berita Sebelumnya
Tasty connect, aplikasi game penghasil saldo dana terbaru 2025

Game Penghasil Saldo DANA 2025 Terbaru, Cocokkan Buah dalam Kotak Bisa Dapat 450 Ribu

Berita Selanjutnya
Apk isul

Main Kuis di Game ISUL, Poin Bisa Tukar Jadi Saldo