BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pengelolaan Gelanggang Olahraga (GOR) Satria Purwokerto tengah mempersiapkan langkah strategis untuk memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,070 miliar pada tahun ini.
Upaya untuk mencapai angka tersebut akan dilakukan melalui peningkatan jumlah penyelenggaraan event, baik di bidang olahraga maupun hiburan, yang selama ini terbukti menjadi sumber pendapatan yang paling menjanjikan.
Ade Bachtiar, Kepala UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana (Sarpras) GOR Satria Purwokerto, menyampaikan bahwa capaian PAD GOR Satria pada tahun 2025 berhasil ditutup dengan hasil yang cukup menggembirakan.
Dari target semula sebesar Rp 800 juta, realisasi pendapatan hampir mencapai Rp 1 miliar.
“Sumber utama pendapatan kami berasal dari sewa venue untuk kegiatan olahraga dan hiburan. Event-event hiburan seperti konser musik dan otomotif juga berkontribusi signifikan, termasuk dari retribusi parkir,” jelas Ade.
Dia menambahkan bahwa sekitar 60 hingga 70 persen dari total pendapatan GOR Satria ditopang oleh kegiatan penyewaan tempat untuk berbagai event.
“Kebanyakan penghasilan kami berasal dari sewa venue acara besar seperti konser musik, pameran otomotif, dan turnamen olahraga,” tambahnya lagi.
Untuk meningkatkan pendapatan ini lebih lanjut, pengelola berencana menambah jumlah event yang diselenggarakan serta melakukan peningkatan sarana dan prasarana secara bertahap.
Ade mengungkapkan bahwa pada tahun ini fokus akan diarahkan pada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
“Tahun 2026 nanti Porprov Jawa Tengah akan digelar di Semarang Raya, sehingga kami perlu mempersiapkan fasilitas sarana dan prasarana untuk mendukung persiapan tersebut,” kata Ade.
Menurut Ade, fokus pada persiapan Porprov kemungkinan akan mempengaruhi jumlah event hiburan yang dapat dilaksanakan di GOR Satria.
Sebagian besar waktu dan fasilitas akan dialokasikan untuk mendukung aktivitas persiapan atlet dan cabang olahraga menjelang Porprov.
“Karena waktu persiapannya cukup panjang, mungkin event-event hiburan akan sedikit berkurang karena prioritas diberikan untuk kegiatan persiapan Porprov,” ujarnya menambahkan.
GOR Satria sendiri telah dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga dan hiburan di Purwokerto.
Lokasinya yang strategis serta fasilitas yang memadai menjadikannya pilihan utama bagi berbagai penyelenggara event.
Dengan memperbanyak frekuensi acara yang digelar di tempat ini, tidak hanya PAD yang meningkat, tetapi juga memberi dampak positif pada ekonomi sekitar seperti jasa transportasi dan kuliner.
Dalam jangka panjang, peningkatan kapasitas venue dan perbaikan infrastruktur juga diharapkan dapat menarik lebih banyak penyelenggara acara nasional maupun internasional.
Hal ini tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan branding Purwokerto sebagai kota yang mampu menyelenggarakan event-event besar.
Sebagai pengelola sarana prasarana milik pemerintah daerah, tugas UPTD adalah untuk mendukung program-program peningkatan olahraga di Banyumas secara keseluruhan.
Dengan adanya agenda besar seperti Porprov yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal kesiapan fasilitas olahraga, perencanaan matang menjadi kunci utama agar semua tujuan bisa tercapai tanpa mengorbankan potensi pendapatan dari sektor hiburan. (res/stch/dda)
















