Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Gunakan Transplanter dan Drone, Temanggung Optimalkan Teknologi Pertanian untuk Petani

Petani Gunakan Ttransplanter untuk penanaman padiPetani Gunakan Ttransplanter untuk penanaman padi
MENANAM: Bupati Temanggung Agus Setyawan mencoba menggunakan mesin tanam padi, saat acara penanaman padi serempak dan sarasehan penyuluh pertanian di area persawahan sekitar BPP Kecamatan Temanggung.

BANYUMASEKSPRES.ID, TEMANGGUNG – Dalam upaya meningkatkan efisiensi produksi dan menekan Harga Pokok Produksi (HPP) dalam sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Temanggung mengambil langkah strategis dengan mendorong penggunaan teknologi canggih.

Inisiatif ini diungkapkan oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan, dalam acara Penanaman Padi Serempak dan Sarasehan Penyuluh Pertanian yang digelar di area persawahan sekitar Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Temanggung pada Kamis (18/12).

Dalam pidatonya, Bupati Agus Setyawan menekankan pentingnya penerapan teknologi modern untuk membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi biaya produksi yang selama ini menjadi beban berat bagi para petani.

“Penggunaan teknologi akan mempercepat kinerja petani,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Penerapan Teknologi Transplanter

Salah satu contoh nyata dari upaya ini adalah pengenalan alat transplanter untuk penanaman bibit padi varietas Inpari 32. Alat ini diharapkan mampu memangkas kebutuhan tenaga kerja serta meningkatkan efisiensi hingga 60 persen.

Dalam praktiknya, transplanter memungkinkan petani menanam bibit padi di lahan seluas satu hektare hanya dalam waktu antara 3,5 hingga 5 jam, khususnya pada lahan yang berkontur datar.

Dengan kehadiran alat ini, Bupati Agus berharap para petani di Temanggung dapat mengadopsi teknologi tersebut sebagai solusi untuk menekan HPP dan meningkatkan produktivitas.

“Harapannya alat ini bisa diadopsi para petani di Temanggung, sebagai solusi menekan HPP dan meningkatkan produktivitas,” tambahnya.

Inovasi Drone dalam Pertanian

Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga memperkenalkan mekanisasi drone untuk penyemprotan pupuk dan pestisida. Teknologi drone ini dinilai sangat efektif karena memiliki daya jelajah hingga 20 hektare per hari dan mampu membawa muatan 30 liter pupuk cair serta 25 kilogram granul dalam sekali terbang.

Bupati Agus menegaskan bahwa teknologi seperti transplanter dan drone merupakan langkah efektif untuk menekan HPP. Ia menggambarkan tantangan yang selama ini dihadapi petani dalam menentukan harga jual hasil panen mereka.

“Kami meminta penyuluh pertanian terus membimbing petani untuk memperoleh hasil maksimal dan menekan HPP. Ini bagian dari upaya menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah pusat,” tegas Agus.

Transformasi Menuju Petani Milenial

Joko Budi Nuryanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung, turut berkomentar mengenai strategi ini. Ia menyampaikan bahwa penggunaan alat teknologi pertanian akan dijadikan pilot project menuju terciptanya petani milenial yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

“Kita memiliki lahan tanam sekitar 16.000 hektare. Khusus padi, kita gunakan varietas Inpari 32 sesuai selera masyarakat karena menghasilkan beras premium dengan nasi lengket dan pulen,” jelas Joko Budi Nuryanto sambil menjelaskan keunggulan varietas padi yang dipilih.

Dengan total lahan tanam yang mencapai 16.000 hektare dan fokus pada varietas Inpari 32 yang dikenal menghasilkan beras premium berkualitas tinggi, Kabupaten Temanggung berkomitmen untuk menerapkan teknologi pertanian secara luas guna mendorong kemandirian ekonomi para petaninya.

Keseriusan Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam memajukan sektor pertanian melalui inovasi teknologi tidak sekadar retorika belaka melainkan langkah kongkret yang diharapkan bisa memberikan dampak positif signifikan bagi kesejahteraan petani setempat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dengan demikian transformasi menuju era pertanian modern bukan lagi angan-angan semata tetapi menjadi kenyataan yang siap diwujudkan demi masa depan pertanian Indonesia yang lebih baik. (*/fam)

Berita Sebelumnya
Penuh Energi, 2.000 Pelari Semarakkan Pertamina Energizing Run 2025 Kilang Cilacap

Penuh Energi, 2.000 Pelari Semarakkan Pertamina Energizing Run 2025 Kilang Cilacap

Berita Selanjutnya
Main Aplikasi Tile Cat Bisa Dapat Saldo DANA

Trik Ambil Bonus Saldo DANA Lewat Misi Puzzle di Aplikasi Tile Cat