Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Heboh Mobil Terbakar di Perempatan Taman Kota Usman Janatin Purbalingga

Mobil meledak dan terbakar di perempatan taman kota purbalingga, pengemudi selamatMobil meledak dan terbakar di perempatan taman kota purbalingga, pengemudi selamat

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Suasana malam di perempatan Taman Kota Usman Janatin, Jumat (13/6/2025), mendadak panik. Sebuah mobil jenis Timor dengan nomor polisi R 1104 ZC tiba-tiba meledak lalu terbakar, mengejutkan warga yang tengah melintas di lokasi tersebut. Beruntung, sang pengemudi selamat dari insiden tersebut.

Mobil diketahui dikendarai oleh Usmanto (50). Sekitar pukul 19.45 WIB, kendaraan yang ia kemudikan mengalami mogok di Jalan Komisaris Notosumarsono, tepat di area perempatan taman kota.

Menurut Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Purbalingga, Yudi Arif, peristiwa bermula saat mobil tiba-tiba mati mesin dan mengeluarkan bau menyengat yang menyerupai bensin.

“Mobil sempat mati dan mengeluarkan bau bensin. Pada saat akan menghidupkan kembali terdengar ledakan pada kap mobil disertai asap dan api. Melihat mobil terbakar, pengemudi langsung keluar. Kemudian warga sekitar yang melihat kejadian tersebut menghubungi anggota Pos Damkar Purbalingga,” terangnya.

Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Purbalingga tiba di lokasi. Tim dengan sigap melakukan pemadaman api yang sudah menjalar ke bagian depan mobil.

Berkat respons cepat dari petugas, api berhasil dijinakkan sebelum membakar seluruh bagian kendaraan. Hanya sekitar 30 persen bodi mobil yang mengalami kerusakan akibat kobaran api.

“Api berhasil dipadamkan tak lama kemudian,” ujarnya menambahkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan pengendara yang melintas. Mereka berhenti sejenak, menyaksikan proses pemadaman dan kondisi mobil yang hangus sebagian.

Dugaan awal penyebab terjadinya ledakan mengarah pada kebocoran saluran bahan bakar di kendaraan. Selain itu, analisis petugas di lapangan juga menemukan indikasi adanya hubungan arus pendek listrik yang memicu kebakaran.

Kasus seperti ini menurut Yudi, menjadi pengingat pentingnya perawatan kendaraan secara berkala, terutama pada sistem kelistrikan dan saluran bahan bakar. Ia menekankan bahwa banyak kejadian serupa sebenarnya bisa dicegah.

“Kami mengimbau agar pengendara mobil juga melakukan pengecekan secara rutin kondisi mesin dan mobil. Sehingga kasus kebakaran mobil bisa dicegah,” imbuhnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini memberikan pelajaran penting tentang keselamatan berkendara dan potensi risiko kebakaran kendaraan. Pengecekan rutin, perhatian terhadap bau mencurigakan, dan pemahaman pengemudi terhadap kondisi mobil menjadi kunci untuk mencegah insiden serupa terulang.

Saat ini, kendaraan tersebut telah diamankan, sementara penyelidikan penyebab teknis lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak terkait guna memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan dari sisa material kendaraan yang terbakar. (*stch)

Berita Sebelumnya
Cilacap kurang 22 tenaga pemelihara rth

Krisis Tenaga Kerja Pemeliharaan RTH di Cilacap, Solusi Outsourcing Diharapkan

Berita Selanjutnya
Rencana stop impor bbm dikaji

Menteri ESDM Ungkap Alasan Rencana Indonesia Stop Impor BBM dari Singapura