BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOREJO – Kabupaten Purworejo di Jawa Tengah sedang menarik perhatian investor untuk mengembangkan potensi wisata kesehatan atau medical tourism di kawasan pesisir selatannya.
Potensi ini dilirik oleh PT Nusanta Andaru Bagya, sebuah perusahaan yang menyatakan minat besar untuk berinvestasi dalam pembangunan rumah sakit yang terintegrasi dengan konsep wisata kesehatan.
Kunjungan dari rombongan investor yang dipimpin oleh Aditya Rahman Srisubagyo berlangsung pada Selasa (30/12/2025) di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Purworejo.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pejabat penting turut hadir, termasuk Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin, SpTHT, M.Kes, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Eko Paskiyanto, A Pi, MM, serta Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfostasandi), Ganis Pramudito, S STP, MSi. Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Yunita Dewi Onggowati, SE, MM, dan Pelaksana Tugas Kepala Bagian Pemerintahan Setda, Dwita Puspitasari Novebriarti, SH juga hadir dalam diskusi tersebut.
Aditya Rahman Srisubagyo menyampaikan bahwa perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen untuk membangun sebuah rumah sakit yang nantinya akan dikombinasikan dengan kawasan medical tourism.
“Untuk merealisasikan itu memang membutuhkan lahan cukup luas, yaitu sekira 800 hektar,” ungkapnya.
Ia berharap proyek ini dapat menjadi pionir dalam pengembangan wisata kesehatan berbasis alam di Jawa Tengah.
Dr Tolkha Amaruddin menanggapi positif minat investasi ini dengan mengarahkan lokasi potensial ke wilayah pesisir selatan Kabupaten Purworejo.
Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi lanskap yang menarik serta aksesibilitas yang memadai untuk mendukung konsep medical tourism.
Namun demikian, dr Tolkha menekankan pentingnya penataan dan penyaringan proposal investasi yang masuk agar sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.
“Kami juga perlu melakukan penjaringan dan penataan agar pembangunan ke depan terarah dan berkesinambungan,” tegasnya.
Setelah diskusi mendalam di ruang rapat, agenda dilanjutkan dengan tinjauan lapangan ke beberapa lokasi di pesisir selatan oleh tim dari PT Nusanta Andaru Bagya.
Ini merupakan langkah awal untuk menilai lebih lanjut potensi wilayah tersebut sebagai kawasan wisata kesehatan yang prospektif.
Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo memang tengah berupaya keras untuk mengundang investasi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui berbagai sektor strategis seperti pariwisata kesehatan.
Investasi semacam ini tidak hanya berdampak pada peningkatan infrastruktur kesehatan tetapi juga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun internasional ke daerah tersebut.
Dengan adanya rencana pengembangan rumah sakit berbasis medical tourism ini, diharapkan akan tercipta sinergi antara sektor kesehatan dan pariwisata yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.
Konsep medical tourism sendiri menggabungkan pelayanan medis berkualitas dengan pengalaman relaksasi dan rekreasi bagi pasien maupun pendamping mereka.
Hal ini sejalan dengan tren global dimana banyak negara mulai mengembangkan fasilitas serupa untuk menangkap peluang pasar pariwisata medis.
Purworejo memiliki lanskap alam yang indah dan aksesibilitas yang baik sebagai modal utama dalam pengembangan kawasan wisata kesehatan ini.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah serta komitmen tinggi dari pihak investor seperti PT Nusanta Andaru Bagya, proyek ini diharapkan dapat segera terealisasi dan menjadi contoh sukses pengembangan pariwisata berbasis kesehatan di Indonesia.
Di tengah persaingan ketat dalam industri pariwisata global saat ini, langkah inovatif seperti pengembangan medical tourism bisa menjadi pembeda bagi suatu destinasi.
Selain menawarkan layanan medis berkualitas tinggi dengan biaya kompetitif dibandingkan negara lain, Indonesia khususnya Purworejo juga menawarkan pengalaman budaya serta keindahan alam yang unik bagi para pengunjungnya.
Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama para stakeholder terkait perlu bersinergi agar proses perencanaan hingga implementasi proyek berjalan lancar sesuai harapan semua pihak termasuk masyarakat sekitar sebagai penerima manfaat langsung dari perkembangan ini. (*/dda)
















