BANYUMASEKSPRES.ID, Penyanyi Nadhif Basalamah baru-baru ini membagikan curahan hatinya yang mendalam mengenai pengalaman pelecehan yang ia alami di media sosial.
Melalui akun X pribadinya, Nadhif mengungkapkan bahwa ia merasa tertekan dan mengalami kesulitan untuk berbicara tentang isu yang sangat sensitif ini.
Dalam unggahannya, ia mengakui bahwa tangannya bergetar saat menuliskan pesan tersebut, mencerminkan betapa beratnya beban psikologis yang ia rasakan akibat pelecehan yang terus menerus.
“Aku tidak tahu apakah benar jika aku angkat bicara, dan tanganku gemetar saat mengetik ini. Namun, banyaknya pelecehan yang kuterima secara online, baik di X maupun TikTok, sudah benar-benar tidak tertahankan,” tulis Nadhif dengan penuh kejujuran.
Pelantun lagu “Penjaga Hati” ini menyoroti sebuah anggapan yang selama ini beredar, yaitu bahwa pelecehan adalah sesuatu yang harus diterima oleh seorang figur publik. Menurutnya, pandangan tersebut tidak dapat dibenarkan.
“Kalau kalian bilang ini adalah konsekuensi menjadi figur publik, lebih baik aku berhenti saja,” tegasnya.
Sebagai bagian dari penjelasannya, Nadhif juga membagikan beberapa tangkapan layar komentar-komentar yang ia terima di media sosial.
Komentar-komentar tersebut tidak hanya berisi kalimat bernada melecehkan dan mengobjektifikasi dirinya, tetapi juga datang dari berbagai akun dengan latar belakang berbeda.
Yang mengejutkan adalah fakta bahwa bukan hanya perempuan yang mengeluarkan komentar tersebut, tetapi juga pria.
Nadhif merasa penting untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai konteks dari unggahannya.
Ia menegaskan bahwa keluhannya tidak ditujukan kepada komunitas tertentu.
“Bukan berarti aku punya masalah dengan komunitas tersebut. Aku bukan anti, juga bukan sekutu (ally), tetapi aku punya banyak teman dari komunitas itu dan aku sangat menghormati mereka,” ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa kenyataan bahwa tindakan pelecehan seperti ini masih terjadi membuat situasi semakin memprihatinkan.
Lebih lanjut, Nadhif menjelaskan alasan di balik keputusan untuk berbicara terbuka tentang pengalamannya ini.
“Sekadar memberi gambaran dan konteks kepada kalian semua tentang kenapa aku memutuskan untuk membicarakan hal ini. Ini bukan sesuatu yang baik, teman-teman. Tolong hentikan,” tambahnya dengan penuh harap agar semua orang menyadari dampak negatif dari perilaku pelecehan.
Pernyataan Nadhif mendapatkan perhatian luas di media sosial dan menuai berbagai respons dari pengguna platform tersebut.
Banyak warganet menunjukkan dukungan terhadap penyanyi muda ini dan menyatakan bahwa pelecehan, baik terhadap perempuan maupun laki-laki, seharusnya tidak dinormalisasi dengan alasan apapun termasuk status seseorang sebagai figur publik.
Isu pelecehan di dunia maya merupakan topik yang semakin sering muncul dalam diskusi publik dan menjadi perhatian serius dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan meningkatnya penggunaan media sosial, kasus-kasus pelecehan semakin mudah terjadi dan sering kali dianggap remeh oleh sebagian orang. (*/stch/dda)














