Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Groundbreaking PLTP Dieng Unit 2 Dimulai, Investasi 5,7 Triliun Siap Perkuat Energi Bersih

Groundbreaking PLTP Dieng 2 DimulaiGroundbreaking PLTP Dieng 2 Dimulai
FOTO BERSAMA: Pemancangan batu pertama groundbreaking ini diselenggarakan di Area PAD 12 PLTP Unit Dieng

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – PT Geo Dipa Energi (Persero) telah resmi memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 dengan kapasitas mencapai 55 megawatt (MW).

Proyek yang bernilai sekitar 350 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp5,7 triliun ini ditandai dengan acara peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung di Area PAD 12, Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar pada hari Jumat, 26 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi, menekankan bahwa pembangunan PLTP Dieng Unit 2 merupakan bagian integral dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Pemerintah Indonesia secara aktif mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai langkah strategis dalam transisi dari energi fosil menuju sumber energi yang lebih bersih.

“Proyek ini merupakan investasi strategis yang mendukung kemandirian energi nasional berbasis pada sumber daya dalam negeri,” ungkap Eniya.

Kehadiran PLTP Dieng Unit 2 diproyeksikan dapat memperkuat pasokan listrik bersih di sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali serta mempercepat pencapaian target pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

Pembangunan proyek ini dikelola oleh Joint Operation PT Timas Suplindo dan PT Rekayasa Engineering, yang mencakup pengeboran sekitar 10 sumur produksi panas bumi.

Proyek ini didanai melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,3 triliun serta dukungan pembiayaan dari Asian Development Bank (ADB).

Hingga pertengahan Juni 2026, progres pembangunan proyek ini telah mencapai angka 14,1 persen, yang melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.

PT Geo Dipa Energi menargetkan agar PLTP Dieng Unit 2 dapat mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 28 Maret 2028, yang lebih cepat hampir satu tahun dibandingkan dengan jadwal awal.

Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Yudistian Yunis, menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

“PLTP Dieng 2 adalah milik kita bersama untuk membangun masa depan energi Indonesia yang lebih mandiri, bersih, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selama masa konstruksi berlangsung, proyek ini diperkirakan akan menyerap sekitar 800 tenaga kerja.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 20 persen akan berasal dari masyarakat lokal setempat.

Selain menciptakan lapangan kerja baru, proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), bonus produksi serta program tanggung jawab sosial perusahaan.

Listrik yang dihasilkan oleh PLTP Dieng Unit 2 nantinya akan memasok sistem kelistrikan Jawa-Bali dan berkontribusi dalam mendukung Kawasan Industri Terpadu Batang.

Langkah ini menunjukkan komitmen Geo Dipa dalam mengembangkan sektor energi terbarukan di Indonesia.

Selain itu, perusahaan juga tengah merencanakan pengembangan PLTP Dieng Unit 3 dan Unit 4, sehingga kawasan Dieng memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat energi panas bumi terbesar di tanah air.

Perlu dicatat bahwa pengembangan PLTP Dieng Unit 2 tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik semata namun juga memperhatikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
287 WNA Ditetapkan Jadi Tersangka Judol

Bareskrim Polri Tetapkan 287 WNA Jadi Tersangka Sindikat Judi Online di Jakarta

Berita Selanjutnya
OnePlus Nord Buds

OnePlus Nord Buds 4 Resmi Meluncur, TWS ANC dengan Baterai Tahan Lama